BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Banjarmasin Timur melaksanakan upacara penurunan Bendera Merah Putih atau Gelar Senja di halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (31/1/2026) sore.
Kegiatan ini menjadi gelar senja perdana di tahun 2026 dan berlangsung khidmat dengan nuansa kebangsaan yang kuat. Prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih berjalan tertib dan disaksikan oleh puluhan anggota Pramuka dari berbagai Gugus Depan.
Bertindak sebagai pembina upacara, Lurah Kuripan Yoyok Hardiyanto. Turut hadir Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, Wakil Ketua III Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin Bambang Budianto, serta jajaran pengurus Kwartir Ranting Banjarmasin Timur.
Selain upacara inti, Gelar Senja juga dirangkai dengan berbagai penampilan keterampilan kepramukaan dan seni dari masing-masing Gugus Depan. Atraksi yang ditampilkan menjadi gambaran hasil pembinaan Pramuka di tingkat sekolah.
Wakil Ketua III Kwarcab Kota Banjarmasin, Bambang Budianto, mengatakan Gelar Senja merupakan bagian dari manifestasi kegiatan kebangsaan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.
“Gelar Senja ini adalah manifestasi kegiatan kebangsaan, setiap tanggal 17 kita menaikkan bendera, dan Pramuka mengambil peran dalam upacara penurunan, meskipun tidak selalu bertepatan dengan tanggal tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan hari Sabtu dilakukan karena mempertimbangkan ketersediaan lokasi. Lapangan Balai Kota yang relatif kosong dinilai lebih ideal untuk pelaksanaan kegiatan.
“Kenapa hari Sabtu, karena kebetulan lapangan Balai Kota kosong, sehingga pelaksanaan Gelar Senja bisa berjalan optimal,” jelasnya.
Bambang menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pendidikan kepramukaan yang berkelanjutan di tiap pangkalan.
“Ini adalah bagian dari pembinaan pendidikan kepramukaan, setiap Gugus Depan menampilkan keterampilan dan kesenian, itu semua hasil dari proses pembinaan di sekolah masing-masing,” katanya.
Menurutnya, Gelar Senja tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga bertujuan menumbuhkan rasa bangga dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
“Banyak adik-adik Pramuka yang mungkin baru pertama kali datang ke Balai Kota, hari ini mereka hadir sebagai warga kota dan menunjukkan kebanggaan sebagai generasi muda Banjarmasin,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap kecamatan mendapat kesempatan tampil dua kali dalam setahun dan akan dinilai selama sepuluh bulan oleh tim Kwarcab.
“Penilaian meliputi ketertiban upacara, susunan acara, hiburan, penampilan tambahan, hingga jumlah peserta, hasilnya akan diumumkan pada peringatan Hari Pramuka,” jelas Bambang.
Pada akhir penilaian, kecamatan terbaik akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas pembinaan kepramukaan yang dilakukan.
Bambang pun mengaku bersyukur karena Gelar Senja perdana tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, yang dinilainya menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta. (nug/KPO-3)















