Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Nelayan Takisung Tanah Laut Hilang, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian

×

Nelayan Takisung Tanah Laut Hilang, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260201 WA0044

PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Seorang nelayan asal Desa Kualatambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, dilaporkan hilang saat melaut.

Korban bernama Bahrani (50), hingga Minggu (1/2) sore, belum ditemukan setelah berangkat menggunakan kapal jenis Lumbung pada Sabtu siang, keberadaannya masih misterius dan dalam proses pencarian intensif oleh rekan sejawat dan warga setempat.

Kalimantan Post

Bahrani diketahui berangkat melaut seorang diri menggunakan kapal kecil jenis Lumbung pada Sabtu siang.

Biasanya, korban sudah kembali ke daratan sebelum matahari terbenam atau paling lambat sebelum tengah hari pada hari berikutnya.

“Keluarga mulai khawatir karena kebiasaan beliau biasanya sudah pulang sebelum tengah hari. Ketika hingga malam tidak ada kabar, warga langsung bergerak,” ujar Kapolsek Takisung, AKP Duki, Minggu sore.

Sekretaris Desa Kualatambangan, Mulyadi, mengonfirmasi bahwa warga dan sesama nelayan telah melakukan pencarian mandiri sejak Minggu pagi.

Menggunakan beberapa unit kapal nelayan, warga menyisir area perairan pesisir tempat korban biasa mencari ikan.

Namun, upaya ini tidak berjalan mulus. Kondisi cuaca di tengah laut dilaporkan sempat memburuk pada siang hari.

“Siang tadi gelombang laut sempat ribut (tinggi), itu yang cukup menyulitkan tim nelayan di lapangan. Pencarian pagi tadi sempat dilakukan, dan sore ini kembali dilanjutkan,” jelas Mulyadi.

Pihak pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta instansi terkait untuk meminta dukungan bantuan SAR (Search and Rescue).

Keluarga korban berharap Bahrani dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, mengingat kapal yang digunakan tergolong kecil dan sangat rentan terhadap hantaman gelombang tinggi yang terjadi mendadak. (rzk/KPO-3)

Baca Juga :  KPK Dalami Alur Setor Uang oleh Calon Perangkat Desa di Kasus Bupati Pati Nonaktif Sudewo
Iklan
Iklan