Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Ketua DPRD Kalsel Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tekankan Sinergi Nyata untuk Percepatan Program Prioritas Presiden

×

Ketua DPRD Kalsel Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tekankan Sinergi Nyata untuk Percepatan Program Prioritas Presiden

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 WA0024 scaled e1770015643179

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (2/2) Pagi.

Kehadiran Supian HK bersama Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin serta jajaran Forkopimda Kalsel menjadi wujud komitmen daerah dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah guna memastikan program prioritas Presiden berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Kalimantan Post

Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.

Rakornas kali ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut diikuti sekitar 4.487 peserta yang terdiri atas unsur kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pimpinan DPRD, serta Forkopimda dari seluruh Indonesia.

IMG 20260202 WA0027

Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah sebagaimana amanat Undang-Undang Pemerintahan Daerah serta rencana pembangunan jangka menengah nasional.

Supian HK menyampaikan bahwa forum nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kolaborasi yang solid, bukan hanya di tataran kebijakan, tetapi juga dalam implementasi di lapangan.

“DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program prioritas nasional yang dijalankan di daerah benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat. Sinergi ini harus diwujudkan dalam perencanaan yang matang, penganggaran yang tepat, serta pengawasan yang ketat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bonus Atlet Banjarmasin Peraih Medali Porprov 'Kada Bapala'

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran daerah dalam mendukung target besar Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberhasilan agenda nasional sangat ditentukan oleh kesiapan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat pembangunan infrastruktur, menjaga stabilitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Harapan kami, melalui Rakornas ini, koordinasi antara pusat dan daerah semakin konkret. Daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra strategis dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan pembangunan. Dengan demikian, setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah,” ujarnya.

Selain itu, Supian HK juga berharap hasil Rakornas dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Ia menilai, efektivitas program prioritas Presiden akan sangat ditentukan oleh kedisiplinan seluruh pihak dalam menjalankan aturan serta integritas aparatur.

Gubernur Kalimantan Selatan bersama unsur Forkopimda Kalsel yang turut hadir juga menunjukkan keseriusan daerah dalam menyukseskan agenda nasional. Kehadiran pimpinan daerah secara lengkap menjadi simbol soliditas kepemimpinan di Kalimantan Selatan dalam mendukung arah kebijakan pemerintah pusat.

Melalui partisipasi aktif dalam Rakornas ini, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, demi percepatan pembangunan yang merata, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan