Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

LPTNU Jajaki Kerjasama Dengan Pusat Kajian Ilmiah Imam Bukhari

×

LPTNU Jajaki Kerjasama Dengan Pusat Kajian Ilmiah Imam Bukhari

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 WA0074 e1770037070230
Pertemuan delegasi LPTNU dengan Pimpinan Pusat Kajian Ilmiah International Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan pada Senin (2/2). Kalimantanpost.com - Foto/Rofi

SAMARKAN, Kalimantanpost.com – Puluhan kalangan akademisi dari satuan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dibawah koordinasi Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) berkunjung ke Imam Bukhari International Scientific Research Center (IBISRC) di Samarkand, Uzbekistan pada Senin (02/02/2025).

Lawatan resmi yang dipimpin Sekjen LPTNU, Dr. Muhamad Faishal Aminuddin mendapat sambutan hangat dari Pimpinan IBISRC Prof Shovosil Ziyodov, Pimpinan Komplek Imam Bukhari Husanov Sherali Yoriyevich serta Pimpinan Departemen Pengembangan Wisata Ziarah Imam Bukhari, Dr.Shukrullo Umarov.

Kalimantan Post

Dalam pertemuan yang berlangsung 2 jam tersebut, sedikitnya terdapat tujuh potensi kerjasama strategis antara Pusat Kajian Ilmiah International Imam Bukhari dengan LPTNU dan PBNU yaitu antara lain kerjasama riset dan kajian ilmiah, konferensi antar bangsa, beasiswa fellowship reasearcher, wisata akademik, pendidikan Islam, penandatanganan nota kesepakatan hingga promosi program Umrah Plus Uzbekistan bagi warga muslim khususnya Nahdliyin di Indonesia.

Khusus untuk program Umrah Plus Uzbekistan, pemerintah Uzbekistan mentargetkan 100.000 peziarah dari Indonesia dengan insentif menarik bagi operator umrah sebesar 1,6 juta rupiah per jamaah.

Salah satu delegasi, Dr Fahmi Akbar Idries dari UNU Yogyakarta menambahkan jika Uzbekistan memerlukan banyak tenaga kerja setempat berbahasa Indonesia, maka LPTNU dapat pula berperan sebagai mitra edukasi bahasa yang relevan dengan isu-isu keagamaan dan peradaban Islam diluar dari kemampuan berbahasa Indonesia untuk pemandu wisata.

Kunjungan ini semakin berkesan dimana seluruh delegasi diperkenankan untuk melihat komplek baru serta berziarah di Makam Imam Bukhari, seraya melantunkan doa dan tahlil yang syahdu sebagaimana tradisi NU dalam menghormati tokoh-tokoh mulia seperti halnya Abi Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan Imam Bukhari – Amirul Mukminin fil Hadits -Pemimpin kaum mukmin di bidang Hadis.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Publik, Kepala Daerah se-Kalsel Teken MoU dengan Ombudsman RI

Pimpinan Komplek Imam Bukhari Husanov Sherali Yoriyevich terkesan dengan kegiatan tahlil tersebut sehingga menyampaikan semoga semakin banyak masyarakat muslim Indonesia memakmurkan masjid Imam Bukhari yang mampu menampung hingga 10.000 jamaah pada saat pembukaan resmi mendatang. (rfz/KPO-1)

Iklan
Iklan