AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) memantau pasien keracunan massal guna memastikan dapat tertangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pembalah Batung Amuntai diduga setelah mengkonsumsi salah satu hidangan pada acara hajatan.
Sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap warganya, atas kejadian tersebut Sekda HSU H Adi Lesmana, didampingi Ketua TP PKK Hj. Murniaty Sahrujani, Wakil Ketua PKK Mayang Melani serta sejumlah anggota DPRD langsung mendatangi RSUD Amuntai, Minggu (1/2/2026) setelah mendengar banyak warga yang dilarikan ke rumah sakit.
“Sebagai bentuk perhatian Pemkab HSU, kami langsung ke rumah sakit guna memastikan mendapat penanganan, supaya tidak terjadi kendala “, ungkap Sekda saat dihubungi Senin (02/02/2026).
Sekda mengatakan kunjungan tersebut juga memastikan bagaimana ketersedian obat – obatan untuk pasien, dan mengerahkan tenaga medis untuk membantu pasien baik yang masuk ke Puskesmas Banjang, maupun yang masuk pada Rumah sakit agar semua tertangani,
“Alhamdulillah semua dapat tertangani. Tenaga medis yang sedang libur pun karena pada saat kejadian hari Minggu turut membantu”, ungkap Sekda.
Sekitar delapan orang pasien dirawat inap. Sementara puluhan pasien lainnya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan observasi.
Sekda menambahkan Pemkab HSU turut prihatin atas kejadian ini dan bagi pasien diberikan fasilitas Mobil oleh Pemkab HSU untuk mengantar pulang ke rumah. (nov/KPO-3)















