Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Jamaah Masjid Al Ummah Pilah Sampah untuk Sedekah, Ubah Masalah Jadi Berkah

×

Jamaah Masjid Al Ummah Pilah Sampah untuk Sedekah, Ubah Masalah Jadi Berkah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260211 WA0006 1 e1770777138384

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Jamaah Masjid Al Ummah, Komplek Beruntung Jaya, Banjarmasin, menunjukkan kepedulian lingkungan dengan menginisiasi gerakan pilah sampah yang kemudian dijadikan sebagai sedekah untuk kas masjid.

Program yang digerakkan pengurus Masjid Al Ummah ini membuktikan bahwa sampah, yang selama ini dianggap sebagai masalah, dapat diubah menjadi sumber keberkahan dan nilai sosial.

Kalimantan Post

Koordinator Sedekah Sampah Masjid Al Ummah, H. Muhdiansyah, menjelaskan bahwa pengumpulan sampah terpilah telah dimulai sejak 1 Rajab 1447 Hijriah atau 21 Desember 2026. Setoran sampah dilakukan secara rutin setiap hari Minggu, usai pengajian di masjid.

“Jamaah memilih bersedekah melalui sampah. Mereka tidak mengharapkan imbalan materi, seluruh hasilnya diserahkan untuk kas pengelolaan masjid,” ujar Muhdiansyah saat kegiatan pengangkutan sampah, Minggu (8/2).

Beragam jenis sampah berhasil dikumpulkan, mulai dari kardus, kertas HVS, kertas duplex, buku, majalah, botol dan gelas plastik, kemasan sabun dan sampo, kaleng, hingga berbagai jenis logam.

Gerakan pilah sampah dari sumbernya—terutama rumah tangga—dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi timbulan sampah di Kota Banjarmasin. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, sampah rumah tangga menyumbang sekitar 50 hingga 60 persen dari total sampah.

“Jika setiap rumah tangga sudah memilah sampah dan menjadikannya tabungan bank sampah atau sedekah, dampaknya akan sangat signifikan dalam menekan volume sampah,” tambah Muhdiansyah.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Fathurrahman, yang turut menyaksikan proses pengangkutan oleh Bank Sampah Induk Baiman Banjarmasin.

“Ini praktik nyata pengurangan sampah dari sumbernya. Saya yakin ini bernilai pahala karena ikut menyelamatkan bumi dari tumpukan sampah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah Al Ummah, H. Muhammad Rafi’ei Makmun, serta sejumlah pengurus masjid dan Aisyiyah setempat.

Baca Juga :  DJP Hormati dan Mendukung Sepenuhnya Langkah dan Proses Penegakan Hukum

Pada tahap awal, sampah yang terkumpul mencapai sekitar setengah ton dengan nilai sedekah sebesar Rp600.000. Program ini rencananya akan terus dilaksanakan setiap Minggu setelah pengajian subuh, dengan jumlah jamaah yang berpartisipasi semakin meningkat.

Fathurrahman menegaskan, gerakan pilah sampah di lingkungan masjid tidak hanya diukur dari jumlah sampah yang terkumpul, tetapi juga dari nilai kepedulian dan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Sejumlah masjid lain di Banjarmasin juga mulai mengembangkan gerakan serupa, di antaranya Masjid Al-Jihad, Masjid Mukhlisin Jalan Manggis, Masjid Istiqomah Kelayan B, Masjid Al Muhajirin HKSN, serta kini Masjid Al Ummah.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan