PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Gubernur Kalimantan Tengah Aguatiar Sabran didampingi Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, dan sejumlah Kepala Dinas dan Instansi, serta dipandu Plt.Kadis Kominfosantik Rangga Lesmana menggelar pertemuan rutin dengan insan pers di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026).
Menurut Pj.Sekda Linae V Aden yang baru pertama hadir sebagai Sekda diacara yang sana menyatakan dari pertemuan ini diharapkan mampu menjebatani antara pemerintah dan masyarakat, sebagai bentuk keterbukaan jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng bagi masyarakat luas.
Sebelumnya Plt Kadis Kominfosantik Rangga Lesmana memaparkan program pembangunan yang memerlukan pengawalan pers, seperti Kartu Huma Betang Sejahtera.
Diakuinya, ada sekitar 40 persen Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tidak tepat sasaran, karena itu terus di evaluasi agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Acara diisi diskusi dan yang pertama dari Ketua PWI M Zainal, pertanyakan kegiatan Satgas PKH atau Satgas Garuda terkait WPR tanpa menghasilkan apa bagi daerah, tapi memicu kerusakan lingkungan.
Ririn Binti berharap dukungan pemberantasan narkoba, sebab ini sangat mengganggu kamtibmas. Salah salah satunya di Puntun Palangka Raya.
Gubernur menyatakan siap beri dukungan dan hari ini Sabtu (18/4/2026) akan meninjau langsung. Diakuinya narkoba sangat merusak generasi muda, dan kini masuk pedalaman.
Ia juga mengaku tak mudah membangun Kalteng yang sangat luas dibandingkan provinsi di Jawa, dan anggaran yang sangat minim.
Program CSR perusahaan hampir semuanya tidak jelas, untuk itu ke depannya perlu masukan agar tepat sasaran.
“Kita ini banyak yang belum produktif meski SDA banyak sangat kaya. Nah ini memerlukan banyak pemikiran kita bersama agar tenaga kerja bisa terserap” ujar Gubernur.(drt/KPO-3)















