Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan, Yamin Minta Dukungan Masyarakat

×

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan, Yamin Minta Dukungan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260610 WA0047
Kegiatan pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kota Banjarmasin yang berlangsung di G’Sign Hotel Banjarmasin, Rabu (10/6/2026). (Kalimantanpost.com/Rep Prokom Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, secara resmi mencanangkan sekaligus membuka pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kota Banjarmasin yang berlangsung di G’Sign Hotel Banjarmasin, Rabu (10/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan salah satu agenda statistik terbesar di Indonesia yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di berbagai tingkatan.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat se-Kota Banjarmasin, serta ratusan petugas lapangan yang akan terlibat dalam pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026.

Kalimantan Post

Pelatihan tersebut diselenggarakan untuk mempersiapkan para petugas agar memiliki pemahaman yang baik mengenai metode pendataan, teknik wawancara, serta tata cara pengumpulan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil sensus nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Wali Kota H Muhammad Yamin HR menegaskan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi salah satu instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurutnya, data yang diperoleh dari sensus tersebut akan menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun berbagai program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Karena itu, kualitas data yang dihasilkan harus benar-benar terjaga agar mampu menggambarkan kondisi ekonomi secara riil di lapangan.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda besar nasional yang sangat krusial bagi arah pembangunan, khususnya di Kota Banjarmasin, data yang dihasilkan akan menjadi potret nyata kondisi dan kekuatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan dan langkah-langkah percepatan ekonomi yang tepat sasaran,” ujar Yamin.

Ia menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, tepatnya pada tahun yang berakhiran angka enam. Oleh karena itu, tahun 2026 kembali menjadi momentum penting untuk melakukan pendataan ekonomi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Wali Kota Banjarmasin Monitoring Langsung Pelaksanaan Perpisahan Sekolah di Banjarmasin

Menurut Yamin, sensus kali ini memiliki cakupan yang sangat luas karena mencakup seluruh aktivitas usaha yang ada di masyarakat. Pendataan tidak hanya dilakukan terhadap usaha yang beroperasi di bangunan komersial atau tempat usaha khusus, tetapi juga usaha yang dijalankan dari lingkungan rumah tangga.

“Untuk itu, pada tahun 2026 ini kembali dilaksanakan Sensus Ekonomi sebagai salah satu kegiatan statistik terbesar yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah,” katanya.

Ia menambahkan, kelengkapan data menjadi faktor penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun strategi pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus dengan cakupan yang lengkap dan menyeluruh karena mendata seluruh lapangan usaha yang ada, pendataan dilakukan terhadap pelaku usaha atau bangunan yang digunakan untuk kegiatan usaha, serta rumah tangga atau keluarga yang ada di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan sensus, Wali Kota mengajak seluruh unsur pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah untuk berperan aktif membantu sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak akan sangat menentukan kelancaran proses pendataan di lapangan.

“Saya menghimbau kepada seluruh jajaran Forkopimda, para kepala SKPD, camat, lurah, serta ketua RT dan RW untuk bersama-sama mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026, mari kita bantu mensosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat dan para pelaku usaha,” tuturnya.

Selain itu, Yamin juga mengingatkan masyarakat agar bersikap terbuka dan kooperatif ketika petugas sensus melakukan pendataan. Ia menilai kejujuran dalam memberikan informasi akan berpengaruh langsung terhadap kualitas data yang dihasilkan.

“Berikan data yang jujur dan akurat apabila nantinya petugas datang untuk melakukan pendataan, serta fasilitasi kelancaran tugas para petugas di lapangan, ini menjadi faktor penentu kesuksesan pelaksanaan Sensus Ekonomi kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Lima Tahun Dibiarkan Rusak, Jalan Menuju SDN Basirih 10 Banjarmasin Jadi Perhatian DPRD

Secara khusus, Yamin memberikan semangat kepada para petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan sensus. Ia mengakui bahwa tugas di lapangan tidak selalu mudah karena harus menjangkau berbagai jenis usaha dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam waktu yang cukup panjang.

Karena itu, ia berpesan agar seluruh petugas selalu menjaga kesehatan, menjunjung tinggi etika, serta bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab selama menjalankan tugas pendataan.

“Saya memahami kondisi di lapangan tidak selalu mudah, namun saya berpesan agar saudara tetap menjaga semangat, menjaga kesehatan, mengedepankan sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat, bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme, serta memastikan tidak ada satu pun pelaku usaha yang terlewat dari pendataan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengontrak sebanyak 478 petugas atau mitra statistik untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Kota Banjarmasin.

“Sebanyak 478 petugas akan bertugas selama kurang lebih dua setengah bulan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Banjarmasin,” ungkap Sukma.

Ia menjelaskan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi data dasar yang sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, hingga evaluasi berbagai program ekonomi yang dijalankan pemerintah.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama BPS berharap seluruh proses pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data ekonomi yang akurat, lengkap, serta berkualitas. Data tersebut nantinya diharapkan menjadi fondasi kuat dalam merancang pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin di masa mendatang. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan