Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin Nyaris Tak Ada Pendaftar Siswa Baru

×

SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin Nyaris Tak Ada Pendaftar Siswa Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260630 WA0016 e1782797008664
KEKURANGAN - Hingga SPBM online ditutup, SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin nyaris tak ada pendaftar karena baru 1 calon siswa baru yang mendaftar melalui jalur zonasi. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin nyaris tak ada pendaftar siswa baru pada saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.

Pasalnya, hingga berakhirnya SPMB pada 27 Juni 2026 lalu baru ada satu calon siswa saja yang mendaftar melalui jalur zonasi.

Kalimantan Post

“Baru satu pendaftar, makanya pendaftaran siswa baru kami perpanjang dengan offline,” kata Plt Kepala SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, Selasa (30/6/2026).

Penerimaan di SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin sendiri lanjut Arif, dibuka hanya satu rombongan belajar (Rombol) dengan total kouta 28 siswa.

Menurut Arif, kekurangan siswa baru di SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin bukan kali pertama. Di 2025 lalu, hanya ada 6 orang pendaftar.

“Tahun lalu dari dibuka hingga perpanjangan pendaftaran total siswa baru hanya 6 saja,” ucap Arif.

Arif menyebutkan penyebab kekurangan siswa terjadi secara berulang karena memang letak sekolah yang sangat berdekatan.

Seperti SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin ini saja letaknya bersebelahan dengan SDN Teluk Dalam 9 Banjarmasin. Belum lagi, bersaing dengan sekolah favorit yang berada di lokasi sama.

Selain itu, kondisi kekurangan siswa baru ini lanjutnya, tidak hanya terjadi di sekolahnya saja. Keluhan sama juga terjadi pada beberapa sekolah lainnya, terutama di wilayahnya.

“Ya meski termasuk padat penduduk tapi di sini sudah banyak warga yang bukan usia produktif hingga tidak banyak lagi anak usia sekolah,” tuturnya.

Terlebih, sekarang ini banyak warga usia produktif memilih pindah ke pinggiran Kota Banjarmasin karena mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Rata-rata sekolah mengalami kekurangan karena kondisinya seperti tadi,” ujarnya.

Di samping itu, ia tetap optimis rombel akan terpenuhi nanti seiring diperpanjang pendaftaran secara offline.

Baca Juga :  UNUKASE Siapkan Lulusan Berdaya Saing untuk Kerja ke Luar Negeri

“Kami menunggu siswa limpahan dari sekolah lain yang sudah terpenuhi koutanya. Semoga nanti bisa memenuhi kouta kami,” tuturnya.

Kendati demikian, apabila tetap tidak terpenuhi ia memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan berkaca dari pengalaman tahun 2025 lalu. Meski hanya 6 siswa saja yang diterima, proses belajar tetap berjalan seperti biasanya.

“Ya tetap berjalan proses belajar mengajar seperti tahun lal karena itu sudah hak siswa. Kecuali memang ada arahan lain dari Disdik (Dinas Pendidikan) kami akan mengikuti arahan tersebut,” terangnya.

Di sisi lain, jumlah siswa di SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin total keseluruhan hanya sekitar 20 siswa.

Meski jumlah siswanya sangat sedikit. Namun menurutnya tidak ada informasi bahwa SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin akan di regrouping.

Mengingat Disdik Kota Banjarmasin berencana akan melakukan regrouping pada sejumlah sekolah yang mengalami kekurangan siswa atau keberadaan sekolah yang berdiri di lahan bukan milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

“Tidak ada informasi itu sampai saat ini,” pungkasnya. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan