Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Desa Pandan Sari PerkuatSinergi Lewat Rembuk Stunting

×

Desa Pandan Sari PerkuatSinergi Lewat Rembuk Stunting

Sebarkan artikel ini
IMG 20260630 WA0047

MARTAPURA, kalimantanpost.com – Komitmen Pemerintah Desa Pandan Sari dalam menekan angka stunting terus diperkuat. Hal itu terlihat dalam kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di PAUD Ar Raudah, Jalan Pandan Sari, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Selasa (30/6/2026), dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan dihadiri puluhan kader.


Kegiatan tersebut dihadiri Pambakal Desa Pandan Sari, Ketua BPD, Kepala KUA Tatah Makmur, Kasi Kesra Kecamatan Tatah Makmur, Pihak Puskesmas Tatah Makmur, Kapolsub Sektor Tatah Makmur, Babinsa Desa Pandan Sari, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tatah Makmur, Pendamping Desa, serta Bidan Desa.

Kalimantan Post


Mengusung tema “Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Bebas Stunting,” rembuk stunting menjadi forum konvergensi percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Dalam paparannya, Bidan Desa menyampaikan evaluasi pelaksanaan program penanganan stunting tahun 2025 sekaligus rencana kegiatan tahun 2027. Hingga Juni 2026, jumlah balita stunting di Desa Pandan Sari tercatat hanya empat orang, sekaligus menjadi angka terendah di Kecamatan Tatah Makmur.

Pambakal Desa Pandan Sari, Yanto, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang selama ini terus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Kami selaku Pemerintah Desa Pandan Sari selalu berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengupayakan penurunan angka stunting,” ujarnya.

Yanto menjelaskan, koordinasi rutin dilakukan bersama berbagai pihak, terutama Rumah Desa Sehat Bunga Melati yang diketuai Dhea Sabrina Julianda AMd Keb selaku Bidan Desa Pandan Sari. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pendampingan bagi ibu hamil dan keluarga berisiko.

Melalui Rembuk Stunting ini, seluruh peserta juga menyepakati pentingnya memperkuat sinergi antar instansi agar berbagai program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wabup Apresiasi Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak

Dengan capaian angka stunting yang kini menjadi yang terendah di Kecamatan Tatah Makmur, Desa Pandan Sari optimistis mampu mewujudkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (sbr/KPO-1)

Iklan
Iklan