Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Dies Natalis BK ke-23 Ditutup Seminar Nasional, Kepala BGTK Kalsel Soroti Pentingnya Kesehatan Mental di Era Digital

×

Dies Natalis BK ke-23 Ditutup Seminar Nasional, Kepala BGTK Kalsel Soroti Pentingnya Kesehatan Mental di Era Digital

Sebarkan artikel ini
IMG 20260710 WA0050
Seminar Nasional yang dilaksanakan dalam rangkaian Dies Natalis ke 23.

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Rangkaian Dies Natalis Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) ke-23 yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 9 Juli 2026 resmi ditutup dengan Seminar Nasional bertema “Membangun Ketahanan Mental dan Kesadaran Diri di Era Digital: Tantangan dan Strategi bagi Guru dan Mahasiswa”, Kamis (9/7/2026).

Seminar menghadirkan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Selatan, Dr. Wasimin, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan diikuti dosen, mahasiswa, guru, serta berbagai mitra pendidikan.

Kalimantan Post

Dalam paparannya, Dr. Wasimin menekankan bahwa kesehatan mental harus dibangun sejak usia dini karena menjadi fondasi penting bagi kehidupan seseorang hingga dewasa.

Ia menjelaskan, pada fase kanak-kanak, kesehatan mental dibentuk sejak dini. Kondisi awal kehidupan menjadi penentu arsitektur otak, akar psikologis, sekaligus ketahanan emosional seseorang.

Sementara pada masa remaja, menurutnya, merupakan fase transisi yang paling rentan terhadap perubahan lingkungan, termasuk derasnya paparan teknologi digital dan media sosial yang dapat memengaruhi kondisi psikologis.

Adapun pada fase dewasa, fondasi kesehatan mental yang kuat sejak usia dini akan berdampak jangka panjang, seperti mampu mencegah krisis psikologis, burnout, hingga penurunan fungsi sosial secara permanen. Karena itu, ia menegaskan bahwa intervensi sejak awal merupakan prediktor utama kesejahteraan seseorang di masa dewasa.

IMG 20260710 WA0051
Penutupan ditandai dengan pemotongan tumpeng dengan sejumlah pihak terkait.

Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling, Dr. Nina Permata Sari, mengatakan Dies Natalis ke-23 bukan hanya menjadi peringatan bertambahnya usia jurusan, tetapi juga momentum refleksi untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Perjalanan selama 23 tahun merupakan tonggak yang patut kita syukuri. Kami berharap Jurusan Bimbingan dan Konseling senantiasa menjadi institusi yang adaptif, inovatif, dan mampu melahirkan lulusan yang profesional, berintegritas, serta siap menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak di Sungai Baru

Menurutnya, tema seminar sangat relevan dengan perkembangan zaman. Guru, konselor, dan mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga ketahanan mental, kecerdasan emosional, empati, dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Pada kesempatan itu, Dr. Nina turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan Dies Natalis BK ke-23, mulai dari dosen, mahasiswa, mitra kerja sama, sponsor hingga berbagai pihak yang memberikan dukungan.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis BK ke-23 dipimpin oleh Ketua Pelaksana Putri Rahmadani Wahyu Puspita, dengan dukungan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (Himbikons) Devina Azdkia Mulyasya’, serta Dosen Pembina Noor Ainah, S.Th.I., M.Pd.

Menutup sambutannya, Dr. Nina secara resmi menutup rangkaian Dies Natalis Jurusan Bimbingan dan Konseling ke-23 yang diakhiri dengan seminar nasional tersebut.

“Dengan mengucapkan alhamdulillah, rangkaian Dies Natalis Jurusan Bimbingan dan Konseling ke-23 secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga seminar ini memberikan manfaat dan menghasilkan pemikiran yang dapat diimplementasikan dalam dunia pendidikan serta layanan bimbingan dan konseling,” tutupnya. (fin/KPO-1)

Iklan
Iklan