Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Mitchell Lee Baker Sah Jadi WNI, Mampukah Penuhi Striker Timnas Indonesia Haus Gol

×

Mitchell Lee Baker Sah Jadi WNI, Mampukah Penuhi Striker Timnas Indonesia Haus Gol

Sebarkan artikel ini
IMG 20260713 WA0044 e1783942880763
Mitchell Lee Baker (19 tahun) saat pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia. (Kalimantanpost.com/Instagram futboll.indonesiaa)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tim nasional Indonesia sangat memerlukan striker handal dan haus gol di depan gawang. sudah beberapa yang naturalisasi seperti Ole Romeny, Jens Raven (20 tahun), Mauro Zijlstra, Adrian Satriyo Wibowo (20), dan Rafael Struick, tapi tak sesuai harapan.

Pemain-pemain tersebut bila ketemu ketemu tim terbaik di Asia, kesulitan mencetak gol dan berkutik.

Kalimantan Post

Kali ini PSSI kembali mencoba ‘peruntungan’ menaturalisasi striker muda Mitchell Lee Baker (19 tahun) dan sudah sah jadi Warga Negara Indonesia setelah menjalani sumpah yang baru saja usai pada Senin (13/7/2026).

Penyerang berpostur 196 cm diperkirakan akan melakoni debutnya bersama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026 di bawah arahan pelatih John Herdman di awal Agustus mendatang.

Ketertarikan PSSI menaturalisasi pemain Baker tak lepas saat ini direkrut klub Colorado Rapids yang berkompetisi di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat.

Sayangya dia belum menjalani debut profesional bersama klub tersebut.

Pemain kelahiran Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006 ini masih membela tim sepak bola Georgetown University di kompetisi sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat.

Alasan Colorado Rapids memilih Mitchell Baker, karena ia tampil impresif bersama Georgetown University pada musim 2025/2026. Ia selalu menjadi starter dalam 21 pertandingan dan mencetak 14 gol serta tiga assist.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kedua di tim. Baker juga mencetak lima gol penentu kemenangan, terbanyak di kompetisi BIG EAST Conference. Penampilan apiknya mengantarkan Baker masuk First Team All-BIG EAST dan First Team All-East Region versi United Soccer Coachesm.

Baker sendiri memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 Mei 1940.

Baca Juga :  Kalahkan Mahbara Lewat Adu Penalti, Panjalu United ke Final Bupati HST Cup 2026

Sementara itu, ayahnya, Daniel Robert Baker, merupakan warga negara Australia yang lahir di Geelong. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan