Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Marbot dan Guru TPA di Kelurahan Mawar Harapkan Insentif dari Pemko Banjarmasin

×

Marbot dan Guru TPA di Kelurahan Mawar Harapkan Insentif dari Pemko Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260714 WA0033 e1784022742479

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Marbot dan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, berharap Pemerintah Kota Banjarmasin segera merealisasikan pemberian insentif sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam melayani masyarakat.

Harapan tersebut mengemuka saat kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Golkar, H. Rudy Heriyadi, di Kelurahan Mawar, Selasa (14/7/2026).

Kalimantan Post

Siswanto, pengurus Langgar Muhajirin sekaligus warga RT 12 Kelurahan Mawar, mengatakan para marbot selama ini menjalankan tugas mengurus rumah ibadah secara sukarela, namun sebagian besar belum pernah menerima honor sebagaimana yang sempat dijanjikan pemerintah.

Di wilayahnya sendiri terdapat tiga musala yang seluruh aktivitasnya bergantung pada dedikasi para marbot, mulai dari menjaga kebersihan, keamanan, hingga memastikan kelancaran kegiatan ibadah.

“Marbot bekerja dengan ikhlas, tetapi sudah sepatutnya mendapat perhatian dari pemerintah melalui pemberian insentif yang layak,” ujarnya.

Aspirasi serupa juga disampaikan terkait kesejahteraan guru TPA. Saufi mengungkapkan masih banyak guru TPA yang mengajar tanpa memperoleh honor tetap, meski memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an dan membentuk karakter generasi muda.

“Masih banyak guru TPA yang belum mendapatkan gaji. Padahal mereka berperan penting dalam pendidikan agama bagi anak-anak,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kota Banjarmasin dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberian insentif kepada marbot dan guru TPA sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pembinaan keagamaan di masyarakat.

Selain persoalan insentif, warga juga mengeluhkan pembangunan fasilitas umum yang dinilai belum merata. Menurut Nurul, masih ada sejumlah gang yang kondisi infrastrukturnya tertinggal dibandingkan kawasan lainnya.

“Jangan hanya melihat bagian depan yang sudah bagus. Masih banyak gang yang memerlukan perhatian dan perbaikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Lima Koperasi Sabet Penghargaan, Yamin Ajak Koperasi Banjarmasin Melek Digital

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Rudy Heriyadi menegaskan seluruh usulan warga akan dibawa dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya melalui Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin.

Politisi Partai Golkar itu menilai kesejahteraan marbot dan guru TPA merupakan bagian penting dalam memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

“Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar menjadi perhatian pemerintah. Peran marbot dan guru TPA sangat besar dalam membina kehidupan keagamaan di lingkungan masyarakat, sehingga sudah sewajarnya mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” tegas Rudy.

“Sehubungan banyak masukan dan keluhan diharapkan bersabar dan semua akan diperjuangan untuk mendapatkan perbaikan secara betahap,”demikian anggota DPRD Kota Banjarmasin H Rudy Heryadie.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan