
SEMARANG, Kalimantanpost.com – Lifter muda Kalimantan Selatan,
Muhammad Rafik Al Buchhory tampil gemilang dengan memborong tiga medali emas di kelas 70 kg putra junior putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Remaja dan Junior yang berlangsung di Hotel Khas Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (24/7/2026).
Selain menyapu bersih medali emas, Rafik juga berhasil memecahkan Rekornas kelas 70 kg junior di angkatan snatch atas nama atas nama Leonard dari 120 menjadi 121 kg.
Hingga hari terakhir pertandingan, Jumat (24/7), Kalimantan Selatan meraih 7 medali emas dan menempati peringkat 3 dari 24 Provinsi se Indonesia.
Peringkat pertama ditempati Jawa Barat dengan 23 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu disusul Jawa Timur di posisi kedua dengan 8 medali emas, 7 perak dan 4 perunggu.
Peringkat keempat diisi Banten dengan 4 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu disusul Jawa Tengah diurutan kelima dengan 4 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu.
“Alhamdulillah, walaupun dibekap cedera bahu dan sempat minum obat penghilang rasa sakit sebelum bertanding, ternyata penampilan Rafik tetap maksimal dengan meraih tiga medali emas,” kata Mujiyanto, pelatih angkat besi Kalsel yang dihubungi di Semarang, Jumat (24/7).
Luar biasanya lagi, lanjut dia, Rafik memecahkan Rekornas atas nama atlet Pelatnas Leonard.
Mujiyanto pun mengaku sangat bangga atas perjuangan anak asuhnya berhasil meraih 7 medali emas dan mampu menempati peringkat 3 dari 24 Provinsi. “Ini sangat membanggakan sekali,” paparnya.
Walau pun tampil sambil menahan nyeri di bahu, Rafik tampil cukup tenang dan percaya diri saat melakukan angkatan pertama di snatch seberat 112 kg dengan berhasil melewati sangat mulus.
Di angkatan kedua dengan menaikkan tiga kg menjadi 115 kg berhasil diangkatnya sekaligus memastikan meraih medali emas di snatch.
Namun, Rafik mengejar target lain, memecahkan Rekornas di angkatan snatch dengan menambah beban 6 kg menjadi 121 kg dan berhasil dilakukannya.
Di clean & jerk, Rafik sempat tak mulus diangkatan pertama seberat 137 kg. Untungnya diangkatan kedua berhasil dilakukannya. Begitu juga diangkatan ketiga 142 kg berhasil diangkatnya sekaligus meraih medali emas.
Lifter Kalsel kelahiran 2007 ini pun secara otomatis meraih medali emas di total angkatan seberat 263 kg.
Sementara itu lifter Jawa Timur, Samuel Joshua Kurniawan tiga medali perak di snatch dengan angkatan 114 kg, clean & jerk 141 kg dan total angkatan 255 kg.
Medali perunggu di sbatch dirai Iqbal Sabana dari Banten dengan 113 kg, sedangkan Samtama Ilham Davien asal Jateng merebut perunggu di clean & jerk dengan angkatan 139 kg dan total angkatan 244 kg.
Sehari sebelumnya, Kalsel meraih empat medali emas melalui Muhammad Nazriel Setyawan berhasil memborong tiga medali emas,angkatan snatch, clean & jerk dan total angkatan di kelas 65 kg remaja putra.
Sementara Nabiel menyumbang medali emas di angkatan Snatch kelas +70 kg remaja putra. (ful/KPO-3)















