Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Utara

Inovasi Pupuk dari Susupan Gunung Mulai Diuji Coba Tanaman Cabai, Terong dan Tomat

×

Inovasi Pupuk dari Susupan Gunung Mulai Diuji Coba Tanaman Cabai, Terong dan Tomat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260817 WA0001 e1786897467245
Bupati HSU bersama Wabup HSU tanam perdana, Cabai, Tomat dan Terong di Desa Kalumpang. (Kalimantan post.com/Repro)

AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Terobosan penelitian tanaman susupan gunung yang dapat dijadikan media tanam pupuk mulai diuji coba untuk pengembangan tanaman Cabai, Terong dan Tomat di Desa Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Penerapan teknologi pertanian tanaman susupan gunung yang merupakan gulma banyak tumbuh di daerah rawa di HSU dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di HSU yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kalimantan Post

Bupati HSU, H Sahrujani bersama Wakil Bupati HSU Hero Setiawan yang turut hadir dalam kegiatan tanam perdana tersebut berharap melalui metode ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif media tanam yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, bupati bersama wabup melakukan penanaman secara langsung bibit lombok, terong, dan tomat sebagai simbol dimulainya kegiatan budidaya menggunakan inovasi media tanam hasil penelitian tersebut.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak ULM yang telah memilih HSU sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat sangat penting dalam mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan secara langsung dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah daerah tentunya sangat mendukung berbagai inovasi dan hasil penelitian perguruan tinggi yang dapat diterapkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” ujar Bupati beberapa waktu lalu.

Bupati juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap penelitian maupun penanaman perdana, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga hasilnya dapat diketahui dan dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Wabup menambahkan bahwa pengembangan sektor pertanian membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Kehadiran akademisi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan teknologi maupun metode baru kepada para petani.

Baca Juga :  Sekda Tegaskan Pentingnya Mencetak Generasi Qur'ani

“Harapan kita, inovasi seperti ini bisa terus dikembangkan dan nantinya memberikan hasil yang baik. Jika terbukti efektif dan memberikan peningkatan produktivitas, tentu dapat menjadi contoh yang bisa diterapkan di wilayah lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan tanam perdana tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian yang lebih inovatif, produktif dan berkelanjutan.

Pemkab HSU berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pengembangan sektor pertanian, termasuk melalui pemanfaatan hasil penelitian, inovasi teknologi serta potensi sumber daya local dengan harapan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (nov/KPO-3)

Iklan
Iklan