Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Pemkab Tapin dan Sesko TNI Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

×

Pemkab Tapin dan Sesko TNI Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 3
BUPATI - Dan Wabup Tapin sambut kedatangan Tim Penyuluhan Karhutla Pasis Dikreg Sesko TNI berlangsung Di Kantor Bupati Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dibahas bersama Tim Penyuluhan Karhutla Pasis Dikreg Sesko TNI saat bertemu Bupati Tapin H. Yamani dan Wakil Bupati Tapin H. Juanda di Kantor Bupati Tapin, Kamis (3/9/2026).

Tim dipimpin Marsma TNI Syaid Haryana selaku Ketua Tim bersama empat Perwira Siswa Dikreg Sesko TNI, yakni Kolonel Laut (P) Choirul Arif, Kolonel Laut (P) Imam, Kolonel Inf Rahmat dan Kolonel Inf Agus Rediyanto dan Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra di sambut Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda di Rumah Kerjanya.

Kalimantan Post

Kedatangan Tim Penyuluhan Karhutla Pasis Dikreg Sesko TNI menyampaikan kegiatannya selama di Tapin yakni memberikan penyuluhan kepada siswa SMA Negeri 1 Rantau. Materi yang disampaikan mencakup bahaya Karhutla, dampak terhadap lingkungan dan kesehatan serta terkait peran generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Bupati Tapin H. Yamani mengucapkan selamat datang Tim Penyuluhan Karhutla Pasis Dikreg Sesko TNI di Kabupaten Tapin.

Dikatakan Bupati bahwa pencegahan Karhutla memerlukan koordinasi yang konsisten antara pemerintah daerah, TNI, aparat terkait dan masyarakat. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama pada wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, instansi terkait dan masyarakat harus bergerak bersama untuk mencegah munculnya titik api dan segera menangani apabila terjadi kebakaran,” ujar Yamani.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko Karhutla. Edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan dan dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan serta aktivitas masyarakat perlu terus dilakukan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kita ingin pencegahan tidak hanya dilakukan ketika sudah terjadi kebakaran, tetapi bagaimana potensi kebakaran bisa dicegah dari tingkat desa dan lingkungan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Bantuan Presiden RI di RSUD Datu Sanggul Siap Dioperasikan

Tim kemudian melanjutkan koordinasi ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tapin untuk memperkuat komunikasi antarinstansi terkait pencegahan Karhutla.

Pemkab Tapin berharap koordinasi lintas sektor tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya pada wilayah yang rawan kebakaran. (abd/K-6)

Iklan
Iklan