Banjarmasin Luncurkan Angkutan Pelajar Ceria

ANGKUTAN GRATIS – Inilah 10 angkutan kota (angkot) taksi kuning yang diberi nama Angkot Pelajar Ceria yang mengangkut penumpang umum, kini angkot diubah menjadi angkutan pelajar gratis dan tampak sopirnya menggunakan baju Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Menyusul peluncuran angkutan kota (angkot) taksi kuning yang diberi nama Angkutan Pelajar Ceria terus bertambah. Bahkan tadinya angkot kuning yang mengangkut  penumpang umum, kini angkot diubah menjadi angkutan pelajar gratis cerita oleh puluhan pelajar
dari tingkat SMP hingga SMU di kota ini.

Perubahan angkutan yang diberdayakan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, setelah keberadaan taksi kuning yang semakin lama semakin tergerus oleh banyaknya angkutan umum jenis lain (online) serta mudahnya kredit pembiayaan roda dua.

Tahap pertama pemberdayaan 10 unit angkutan pelajar ceria tersebut berkeliling mengantar dan menjemput pelajar di kota ini secara gratis. Rutenya pun sesuai reques para pelajar yang berkeliling dan pelajar bisa diantar sampai sekolah dan balik rumah lagi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Khalik mengatakan, 10 unit angkutan pelajar ceria tersebut sudah berkeliling sejak pukul 06.00 WITA dan menjemput satu-persatu pelajar.

“Antusias dengan angkutan pelajar ceria ini ternyata luar biasa, bahkan cukup banyak pelajar yang pesan agar besok diikutkan lagi dengan angkutan tersebut,’’ ujar mantan Kadis Pol PP Kota Banjarmasin Drs H Ichwan NoorKhalik, di Banjarmasin, Kamis (8/11).

Dengan melihat antusiasnya, sopir harus bolak-balik menjemput satu persatu pelajar yang masih menunggu. Tak jarang juga pelajar yang berjejal masuk angkutan tersebut agar tak ketinggalan dan terlambat ke sekolah. “Antusias itulah, maka tahun depan kami akan tambah lagi 5 unit angkutan pelajar ceria tersebut, agar tidak ada pelajar yang terlambat ke sekolah,’’ katanya.

Kepala Badan Pengawas PDAM Bandarmasih ini menjelaskan, untuk membantu para sopir taksi kuning yang sudah lama mati suri. Sistemnya Dishub menyewa taksi kuningnya dan menjadikan sekaligus sopirnya sebagai tenaga kontrak Dishub. “Dengan sistem ini sebagai ganti bensin
mereka, dan pemiliknya langsung dijadikan tenaga kontrak Dishub,’’ ujarnya.

Khusus sopir untuk angkutan pelajar inipun diseleksi. Selain rata-rata berumur, sopirnya yang pilih harus memiliki rasa kepedulian dan tanggungjawab yang tinggi terhadap pelajar sebagai  penumpangnya.

“Artinya tak sembarangan juga, artinya sopir mau menunggu pelajar dan mengantarkannya dengan sepenuh hati, kalau tanggungjawab kurang bisa saja dia mengangkut pelajar cukup sekali rute,’’tuturnya.

Sementara, Aliansyah (58), sopir angkutan pelajar mengaku sangat bangga dan senang dipilih bahkan diangkat menjadi sopir tenaga kontrak Dinas Perhubungan. “Saya lebih suka menjadi supir  angkutan pelajar, artinya pendapatan saja sudah jelas perbulan, bahkan BBM yang dulunya saya keluarkan untuk keliling mencari penumpang pun juga diganti oleh Dishub, ini sangat membantu kami sopir taksi kuning,’’ ungkapnya.

Khusus pendapatannya sebagai sopir angkot dulu, satu hari maksimal Rp75 ribu itupun sampai  malam. Bahkan ada juga yang malah tak mendapatkan satu penumpang pun meskipun sudah keliling mencari penumpang kota. (vin/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...