Hermansyah Kunjungi Sisa Kebakaran Dinas Pasar

BANJARMASIN, KP – Menyusul terjadinya kebakaran yang melanda UPTD Dinas Perdagin yang sebelumnya merupakan Kantor Dinas Pasar Kota Banjarmasin di Lantai 3 Pasar Baru, Kamis (24/10) Subuh dinihari, menghanguskan seluruh arsip dinas yang membawahi pasar se Kota Banjarmasin.

Dengan peristiwa tersebut Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah langsung melakukan peninjauan ke kantor bidang peningkatan sarana dan prasarana (PSDP) dan pasar Disperindag Kota Banjarmasin, yang berseberangan dengan Toserba Lima Cahaya di kawasan Pasar Baru Lantai 3 tersebut.

Pada kesempatan peninjauan di lokasi pasar yang tinggal puing-puing tersebut, politisi PDIP Kalsel ini menyampaikan rasa simpatiknya atas terjadinya musibah kebakaran tersebut, dan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk kedepannya lebih berhati hati dalam meninggalkan Kantor Dinas Pasar.

Namun, mantan anggota dewan provinsi tersebut juga meminta agar Dinas Pasar tetap terus memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat, dengan menggunakan kantor UPTD parkir milik Dishub yang berada persis didepannya.

“Kami sangat berharap kedepannya bisa lebih memikirkan langkah langkah selanjutnya terutama dalam penyajian data yang tentunya ada back upnya di Kantor Pusat di bekas Kantor Perdagin di Simpang Tangga tentunya,’’ ujar Hermansyah yang meninjau bersama awak media, di lokasi tempat kebakaran.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

Sementara itu, Kabid Pasar Disperindag Kota Banjarmasin, Drs H Ichrom Muftezzar menerangkan, dugaan sementara terjadinya kebakaran kantor tersebut, diakibatkan meledaknya server milik Dinas Pasar Kota Banjarmasin yang listrinya tak pernah dicabut.

Sedangkan untuk data-data kepemilikan pedagang maupun pertokaan dan pembayaran retribusi maupun kios, ujarnya lagi, masih terdata hingga hari Senin, dan hanya data untuk dua hari kemarin yang akan di up kembali pada jam dua siang nanti sehingga bisa dibuka kembali.

“Alhamdulillah untuk data-data memang masih ada tinggal me up data dua hari kemarin, dan pelayanan tetap kami buka di kantor sementara,’’ terangnya.

Tesar juga enggan berkomenter berapa jumlah yang ditaksir dalam kerugian akibat kebakaran. Tetapi yang pasti tentunya, data tersebut semua peralatan dan fasilitas kantor habis terbakar, hal ini sangat disesalkan. Namun apa dikata yang namanya musibah tak bisa dihindari dan yang pasti kalau kerugian material betul.

“Dengan kejadain kebakaran tersebut sekitar total semuanya ditaksi satu miliar rupiah, dan tidak ada korban jiwa,’’ demikian Drs H Ichrom Muftezzar. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya