Pria Penghuni Ruko Masuk DPO dan Dua Pembacok Ditembak

Banjarmasin, KP – Antik Intan 2019 sudah berakhir, namun dari hasil tangkapan selama operasi itu, ada kasus yang menjadi fokus.

Setidaknya ada tiga orang pria yakni Pebriyanto Tjindera alias Apep alias Pepep, Gusti Darmawan alias Mawan dan M Yusuf alias Usup Tato jadi perhatian serius jajaran Dit Resnakoba Polda Kalsel.

“Iya, semua jadi perhatian kita untuk penanganan ke depannya,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Wisnu Widarto didampingi Karo Ops Kombes Pol Isdiyono, Kabid Humas, Kombes Pol M Rifai, dan jajaran pejabat Ditresnakoba lainnya,” kepada wartawan, ketika gelar hasil Operasi Antik Intan 2019 di Mapolda, Rabu (30/10).

Tersangka Pepep hingga kini masih berstatus buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), setelah penggerebekan di sebuah rumah dan toko (ruko) di Jalan Simpang Ulin Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, si tersangka tak ada alias kabur.

Dari ruko itu, diamankan shabu 1 kilogram lebih atau seberat 1.412,66 gram serta pil ekstasi 475 dan obat jenis H5 sebanyak 100 butir.

“Ini termasuk penangkapan dengan barang bukti terbanyak sepanjang Operasi Antik Intan 2019,” ungkap Kombes Pol Wisnu.

Berita Lainnya

Upah Kurir Shabu untuk Modal Nikah

1 dari 1.012

Lainnya tersangka M Yusuf alias Usup Tato dan Gusti Darmawan alias Mawan. Karena melakukan perlawanan saat dibekuk dan sempat melukai petugas di Jalan Alalak Selatan Gang Keluarga Kelurahan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara.

Akhirnya mereka ‘dihadiahi timah panas’ (ditembak,red) pada bagian kaki kanan.

“Dari tangan dua tersangka itu berhasil mengamankan barang bukti, 2 paket sabu 0,07 gram, dan 1 paket ,berat bersih 0,06 gram,” timpalnya.

Pada bagian lain dipaparkan, selama Operasi Intan 2019, dari pertengahan Oktober, Jajaran Polda Kalsel mengamankan 322 tersangka narkoba.

“Itu digelar selama dua pekan pada ke wilayahan beserta jajarannya dengan berhasil mengungkap 251 kasus,” ungkapnya.

Dari 251 kasus itu ada 322 pelaku yang berhasil diamankan lantaran terjerat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Barang bukti beragam dari jenis sabu-sabu sebanyak 4.245,5 gram, pil ekstasi 730,75 butir dan 0,35 gram serbuk, Carnophen 1.595 butir, psikotropika 112 butir, dan obat yang termasuk daftar G sebanyak 3.368 butir. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya