BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Punya prestasi cukup bagus di sepak bola tak membuat pemain Timnas Maroko Noussair Mazraoui ini mengungkapkan terkait masa depannya di dunia sepak bola dan mempertimbangkan untuk mengakhiri karir profesionalnya setelah gelaran Piala Dunia 2026.
Keputusan pemain belakang Manchester United itu bukan dipengaruhi masalah cedera maupun menurunnya performa di lapangan.
Sebaliknya, Noussair Mazraoui mengaku ingin lebih fokus pada kehidupan spiritual dan memperdalam pemahaman agamanya setelah merasa telah mencapai banyak hal dalam karir sepak bola di timnas Maroko.
Dalam sebuah pernyataan yang beredar luas di media sosial, pemain timnas Maroko dan Manchester United Noussair Mazraoui menyampaikan, memiliki keinginan untuk menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid setelah pensiun dari sepak bola.
“Mungkin saya akan memutuskan mengakhiri karier setelah Piala Dunia 2026. Hidup itu singkat. Saya ingin menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid,” ujar Mazraoui.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian para penggemar sepak bola di berbagai negara. Banyak yang memberikan dukungan atas pilihan hidup yang ingin ditempuh sang pemain setelah masa aktifnya sebagai pesepak bola berakhir.
Mazraoui selama ini dikenal sebagai salah satu pemain muslim yang cukup terbuka mengenai nilai-nilai agama dalam kehidupannya. Meski berkarir di level tertinggi sepak bola Eropa, dia beberapa kali menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan profesional dan kehidupan spiritual. (ful/KPO-3)















