Simbol Keberagaman Tampilkan Pakaian Adat

PERINGATAN - Sumpah Pemuda di Batola. (KP/Ist)

Marabahan, KP – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) ini dilaksanakan para pengurus organisasi kepemudaan (OKP) yang terhimpun dalam KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia).

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Batola ini bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Hj Noormiliyani AS, Perwira Upacara Sekretaris KNPI M Riva Aditya Pratama, dan Komandan Upacara Bendahara KNPI Ade Sofyan Mardan, dan pembaca teks Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 Ketua DPD KNPI Batola Hery Sasmita.

Menariknya upacara yang diikuti para anggota forkopimda, para ketua dan pengurus organisasi wanita, para pejabat eselon II, III, IV, pasukan TNI, Polri, BNNK, Satpol PP, korpri dan pelajar SD, SLTP, dan SLTA ini juga menampilkan pasangan muda mudi yang mengenakan busana adat.

Sejumlah pakaian adat beberapa daerah lain di Indonesia ini untuk mencerminkan keberagaman suku, khususnya yang bermukim di wilayah Kabupaten Barito Kuala, di antaranya penduduk asli suku Bakumpai, Banjar, Jawa, Sunda, Madura, Bugis, Bali, dan lainnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

“Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, yaitu bisa memberikan jaminan kecepatan informasi untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun di sisi lain mempunyai dampak negatif seperti pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme,” ucap Bupati Batola Hj Noormiliyani AS saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

Noormiliyani menyatakan, pemuda yang tangguh adalah yang memiliki karakter moral dan kinerja, beriman dan bertakwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.

Pemuda, lanjut dia, juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan yang mumpuni, serta harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Batola ini juga dirangkai pemberian penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purnatugas oleh Bupati Batola Hj Noormiliyani AS. Dalam kesempatan ini terdapat sembilan ASN yang purnatugas termasuk Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, H Alpian Noor. (ang/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...