Tak Ditemui Dewan, Aksi Bela Umat Damai

Banjarmasin, KP – Aksi damai bela ulama dari sejumlah elemen masyarakat di Kalsel berlangsung di DPRD provinsi setempat, usai shalat Jum’at atau sekitar pukul 14.00 Wita.


Sayangnya aksi puluhan orang ini tidak ditemui satupun pimpinan maupun anggota DPRD Kalsel menemui pengunjukrasa yang melakukan aksi damai bela ulama tersebut, yang diisi himbauan dan dakwah.


Walaupun tak ada wakil rakyat yang menemui pengunjukrasa tersebut, mereka tetap melakukan orasi/menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Kalsel itu dengan pengawalan anggota kepolisian setempat.


Ratusan massa yang melibatkan unsur mahasiswa, tokoh masyarakat dan ulama itu dengan orator aksi Habibi Mustafa menyampaikan tiga tuntutan penting, yaitu jangan meradikalkan para ulama.
Selain itu, mendengarkan suara-suara aspirasi mahasiswa dan berhenti mengkriminalisasi bendera tauhid.

Dia tak membantah awal di kenalnya bendera tauhid di Indonesia memang identik dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Berita Lainnya
1 dari 1.421
Loading...

"Namun terlepas dari itu Bendera Tauhid adalah panji dari Rasul,’’ ujarnya.

“Meski tidak ada satupun wakil rakyat yang hadir, kita legowo aja. Yang pening kita sudah menyampaikan aspirasi kita,’’tambah Ustadz Habibi Mustafa Soleh.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel, H Antung Mas Rozaniansyah membenarkan para wakil rakyat tingkat provinsi tersebut sedang tidak ada di tempat sejak pagi.
Pasalnya sejak kemarin sore (7/11) para anggota DPRD Kalsel sedang melaksanakan kunjugan komisi-komisi di Jakarta hingga Sabtu (9/11).

Memang hari ini empat komisi sedang melaksanakan kunjungan kerja ke luar daerah," demikian Rozaniasyah.

Sementara Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto mengatakan, aksi berlangsung damai tanpa ada aksi-aksi anarkis. Dia mengaku mengikuti aksi sejak massa berkumpul di Mesjid Sabillal hingga menyampaikan orasi di depan kantor DPRD Kalsel.

“Alhamdilliah aksi berjalan damai, saya juga ikut mengawal jalan kaki dari titik kumpul,’’ ujar perwira menengah polisi dengan melati tiga itu.
Usai menyampaikan orasi, massa yang juga di lengkapi bendera tauhid langsung membubarkan diri. (lyn/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya