BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tradisi tanglong kembali menjadi salah satu agenda yang dinanti dalam peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melakukan sejumlah pembaruan agar kemeriahan lomba semakin terasa, mulai dari waktu persiapan peserta hingga pola penampilan.
Lomba tanglong tidak lagi hanya berlangsung dalam satu malam seperti pelaksanaan sebelumnya. Pada momentum lima abad Banjarmasin, peserta akan diberi kesempatan tampil selama dua malam dalam rangkaian kegiatan yang dijadwalkan pada 25-27 September 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil mengatakan perubahan konsep tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan lomba sebelumnya.
Pemko Banjarmasin juga memperhatikan masukan yang datang dari masyarakat serta pihak korporasi, terutama berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan peserta untuk menyiapkan kapal tanglong.
“Kalau tahun kemarin persiapannya dekat waktunya. Kalau tahun sekarang lebih lama, kami mendapat masukan dari korporasi dan masyarakat, sehingga kami lebih siap mempersiapkan pembuatan tanglong,” kata Sabil, Selasa (18/8/2026).
Menurut Sabil, peserta kini mempunyai waktu persiapan lebih dari satu bulan. Waktu tambahan itu diharapkan bisa dimanfaatkan untuk membuat dekorasi kapal yang lebih maksimal dan atraktif.
“Jadi satu bulan lebih bisa mempersiapkan untuk penghiasan kapal lomba tanglong,” ujar Sabil.
Menariknya, perlombaan tidak hanya diperuntukkan bagi kapal yang menggunakan mesin. Panitia juga memberikan ruang bagi kapal tanpa mesin untuk ikut ambil bagian dalam kompetisi.
Dari masing-masing kategori tersebut, panitia telah menyiapkan sejumlah penghargaan. Kapal bermesin akan memperebutkan 13 kategori juara, sedangkan kapal tanpa mesin memiliki 10 kategori juara.
Dari sisi lokasi, pertunjukan tanglong juga dibuat berpindah. Malam pertama dijadwalkan berlangsung di kawasan Menara Pandang. Setelah itu, peserta kembali tampil pada malam berikutnya yang menjadi bagian dari puncak perayaan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
“Penampilan tanglong dilakukan selama dua hari. Hari pertama di Menara Pandang pelaksanaannya dan di hari keduanya di titik malam puncak Hari Jadi ke-500 tahun Banjarmasin,” jelasnya.
Adanya dua malam pertunjukan diharapkan membuat masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan menyaksikan kemeriahan tanglong. Konsep ini sekaligus menjadi pembeda dari lomba tahun sebelumnya yang hanya digelar dalam satu malam.
Selain memperpanjang durasi, Pemko Banjarmasin juga memberikan daya tarik dari sisi hadiah. Total uang yang disiapkan untuk seluruh kategori lomba tanglong mencapai Rp200 juta.
Ia memastikan perhelatan tahun ini akan dikemas lebih meriah karena menjadi bagian penting dari perayaan perjalanan panjang Kota Banjarmasin yang memasuki usia 500 tahun.
“Nantinya kemasan acara juga akan semakin meriah dengan kehadiran sejumlah artis ibu kota. Salah satunya grup musik D’Bagindas yang dijadwalkan turut menghibur masyarakat,” ujarnya lagi.
Tentunya dengan konsep yang diperbarui, waktu persiapan yang lebih panjang, dua kategori kapal, serta penampilan selama dua malam, lomba tanglong diharapkan menjadi salah satu tontonan utama masyarakat dalam perayaan lima abad Kota Banjarmasin. (ham/KPO-3)















