Zulfa Asma Galakan Gerakan Tanam Kasturi

Zulfa Asma Vikra
2.613

Banjarmasin, KP – Menyusul semakin berkurangnya yang dikhawatirkan terancam kepunahan keberadaan dan kelestarian pohon Kasturi (Mangifera Casturi), sehubungan banyaknya alih fungsi lahan dari berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia dibutuhkan sebuah gerekan Tanam Pohon Kasturi.

Bahkan pada 1 Januari 2014 dilakukan asesmen oleh tim ahli IUCN terhadap keberadaan tanaman Kasturi di alam liar yang kemudian dipublikasikan 2016 oleh Lembaga Konservasi Internasional-International Union for Conservation of Nature (IUCN ), yang menyatakan bahwa Kasturi dinyatakan punah di alam atau Extinct in the Wild (EW).

Dengan tersisanya yang semakin mengecil dikebun hutan atau kawasan konservasi di Kalimantan Selatan (Kalsel) dibutuhkan pembudidayaannya yang masih sedikit dilakukan, bahkan boleh dikatakan hampir tidak ada.

Kondisi ini menarik perhatian Zulfa Asma Vikra, Ketua Forum Konservasi Flora & Fauna Kalsel. Untuk itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional 2019, ia menginisiasi pembentukan Gerakan Tanam Kasturi.

“Gerakan ini berupaya untuk menginspirasi dan menggerakkan semua kalangan yang peduli terhadap lingkungan dan pelestarian keragaman hayati Indonesia, khususnya pelestarian tanaman Kasturi,’’ katanya kepada awak media, Kamis (29/11).

Bahkan yang merupakan salah satu kekayaan plasma nuftah hutan dan juga merupakan maskot flora Provinsi Kalsel yang saat ini sudah dinyatakan punah dialam oleh Lembaga Konservasi Internasional dapat diselamatkan dan dilestarikan.

“Jadi melalui kegiatan tebar biji dan bibit tanaman kasturi ditanah kosong atau dipekarangan rumah, agar tetap lestari,’’ jelas Zulfa Asma Vikra yang juga dikenal sebagai Anggota Legislatif Provinsi Kalsel.

Zulfa Asma Vikra mengajak segenap lapisan masyarakat, terutama yang tergabung dalam Forum Konservasi Flora dan Fauna binaan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk turut dalam aksi kumpul biji buah-buahan, terutama biji buah Kasturi dimusim buah bulan Desember ini, kemudian menyemainya dan ditebar di pekarangan masing-masing atau di ruang terbuka hijau yang ada disekitar kita.

Jika dengan tindakan sederhana ini, maka dapat menyumbang satu pohon disetiap musim buah. Sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah pelestarian tumbuhan Kasturi yang dinyatakan punah di alam, dan berkontribusi bagi upaya pengurangan ancaman bencana darurat iklim akibat pemanasan global yang saat ini mengancam planet bumi. (vin/K-5)

Sementara itu Zulfa yang juga sebagai wakil ketua Pansus Raperda Kebun Raya Banua DPRD kalsel, berjanji dalam pengembangan Kebun Raya Banua nanti akan memperjuangkan upaya pelestarian pohon kasturi melalui penanaman pohon kasturi di area Kebun Raya, jika perlu ada kawasan khusus pembibitan dan penanaman pohon kasturinya diareal tersebut.

Bahkan saat ini sedang berkolaborasi dengan Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia ( SBI ) untuk membangun Taman Kehati ( Keanekaragaman Hayati ) di Anjir Muara – Kabupaten Barito Kuala. Di lokasi tersebut akan dibuat taman percontohan buah-buah langka khas Kalimantan untuk lahan basah, termasuk akan dicoba menanam pohon kasturi. Di Taman Kehati ini sudah terdapat pohon Kuweni ( Mangifera odorata ), Hambawang ( Mangifera foetida ), Jaring/jengkol ( Archidendron pauciflorum ) , Ketapi ( Sandoricum koetjapi ) , Tiwadak/cempedak ( Artocarpus integer ) dan banyak lagi. (vin/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...