2020 Pembangunan Infrastruktur Diminta Jadi Skala Prioritas

BANJARMASIN, KP – Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah meminta, agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang didanai bersumber dari APBD 2020 dijadikan skala prioritas khususnya untuk wilayah pinggiran untuk direalisasikan.

Harapan itu disampaikannya karena ia menilai, pelaksanaan pembangunan di Kota Banjarmasin dirasakan masih belum merata. Fakta itu setidaknya terlihat, masih adanya sejumlah kelurahan di ibukota Provinsi Kalsel ini yang sampai sekarang belum tersentuh .

“Seperti pembangunan perbaikan jalan atau jembatan, khususnya yang berada di wilayah pinggiran,’’ kata Aliansyah kepada {{KP}}, Rabu (11/12).

Aliansyah mengatakan, menyikapi belum merata pelaksanaan pembangunan cukup menjadi perhatian serius pihak dewan. Sehingga dalam APBD tahun 2020 mendatang diprogramkan sejumlah pembangunan dan perbaikan jalan dan jembatan.

Diantaranya, kata Aliansyah, pembangunan Jembatan Gantung Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil dengan anggaran sebesar Rp45 miliar, pembangunan Jembatan Kelayan A Gerilya, Jembatan HKSN, pembangunan Jembatan Sulawesi II dan sejumlah perbaikan infrastruktur lainnya.

Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, akibat kurangnya pembangunan insfrastruktur jalan serta jembatan membuat warga terpaksa masih menggunakan trasportasi angkutan sungai, seperti dialami Kelurahan Basirih dan Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Berita Lainnya

Komisi IV Usulkan Pengadaan Asrama Putri

1 dari 2.203

Kasihannya lagi, kata Aliansyah, akibat kurangnya dan tidak ada jalan darat ini membuat para siswa, khusus SDN di wilayah itu seringkali mengikuti proses balajar dan mengajar di atas sungai dengan kelotok atau jukung (perahu kecil-red).

Menurut anggota dewan daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Banjarmasin Selatan ini, sebenarnya harapan dan permintaan warga Kelurahan Basirih, maupun Kelurahan Mantuil agar Pemko Banjarmasin lebih memperhatikan wilayah mereka dengan membangun jalan serta jembatan sudah sering diusulkan.

Seperti halnya, ungkap anggota dewan yang membidangi masalah pembangunan ini, permohonan yang disampaikan warga RT 25 RW 02 Kelurahan Basirih yang mengusulkan perbaikan dan pembangunan sejumlah ruas jalan di daerah itu.

Termasuk pembangunan jembatan, dimana saat ini menurutnya keberadaan puluhan buah jembatan di dua kelurahan tersebut dalam kondisi rusak berat dan mendesak dilakukan perbaikan.

“Sehingga guna mengejar banyaknya ketertinggalan tersebut kini sangatlah dituntut perhatian Pemko Banjarmasin untuk lebih memprioritaskan berbagai program pembangunan insfrastruktur di dua kelurahan tertinggal tersebut,’’ katanya.

Ditandaskan, komitmen upaya untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur wajib diperjuangkan guna menindaklanjuti keluhan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin saat melaksanakan kegiatan reses. (nid/K-5)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya