Dua PJU Polda Kalsel Bergeser

PASANG PANGKAS - Pemasangan pangkat dan tanda jabatan oleh Kapolda Kalsel Irjen Polisi Yazid Fanani. (KP/Aqli)
418

Banjarmasin, KP – Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) dan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Kalsel resmi berganti, setelah upacara serah terima jabatan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel Kamis (5/12).

Upacara ditandai pelepasan dan pemasangan pangkat dan tanda jabatan serta pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolda Kalsel Irjen Polisi Yazid Fanani.

Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sertijab dan fakta integritas.

Diketahui dua pejabat utama (PJU) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang bergeser yakni Karo SDM Kombes Pol Defrian Donimando, dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri.

Dia digantikan pejabat baru Karo SDM Kombes Pol Ari Wahyu Widodo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Khirdin Ro Watpres SSDM Polri.

Sementara Kabid Propam Kombes Pol Irianto dimutasikan menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Wabrof Div Propam Polri digantikan Kombes Pol Vendra Riviyanto, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Samarinda Polda Kaltim.

Bagi Kapolda Kalsel Irjen Polisi Yazid Fanani, rotasi jabatan di lingkungan Polri memiliki makna, yakni diantaranya sebagai proses penyegaran dan kebutuhan organisasi.

“Bertujuan meningkatkan dinamika operasional, manajerial dan kaderisasi pada tubuh organisasi Kepolisian serta menjaga eksistensi organisasi dalam penyelenggaraan pembinaan karier personil Polri,” ujarnya.

Ia berpesan, kepada dua PJU yang baru dilantik, agar bisa lebih optimal dan profesional sesuai domain tugasnya masing-masing, dalam menghadapi situasi dan kondisi tantangan ke depannya.

Sehingga, yang telah dilakukan dan kerjakan dalam tugas dapat bernilai dan dicintai masyarakat.

“Untuk Karo SDM, tentunya tugas kesiapan personel mulai dari rekrutmen, pendidikan, perawatan dan persediaan dinas,” ujarnya.

Sedangkan Kabid Propam, upaya pengawasan seluruh kegiatan operasional, pembinaan yang harus bisa sesuai dengan kinerja dan lainnya.

Selain itu, tambah kapolda, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan menghadapi berbagai permasalahan yang ada di internal organisasi dan tantangan ke depan yang semakin berat dan kompleks.

“Oleh karena itu harus dipahami betul bahwa jabatan yang kita sandang adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan lahir dan batin.

Baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandas kapolda. (K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...