Komisi IX DPR RI Prioritas RUU Farmasi

Banjarmasin, KP – Komisi IX DPR RI memprioritaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kefarmasian, karena berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Komisi IX berjanji memprioritaskan RUU Kefarmasian,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lufti Saifuddin kepada wartawan, Jumat (13/12), di Banjarmasin.

Kepastian pembahasan RUU Kefarmasian tersebut diperoleh setelah Komisi IV DPRD Kalsel berkonsultasi dengan Komisi IX DPR RI, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Pada tahun 2020, salah satu prioritas pembahasan RUU Kefarmasian. Insya Allah pada tahun tersebut sudah diundangkan,’’ ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Menurut Lutfi, Komisi IX DPR RI juga menganggap penting terhadap Undang Undang (UU) Kefarmasian tersebut, karena berkaitan dengan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Berita Lainnya
1 dari 3.350

“Ini yang menjadi prioritas pembahasan RUU Kefarmasian,’’ tambah Lutfi, didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, H Troy Satria.

Lebih lanjut diungkapkan, pihaknya hanya sebagai penyalur aspirasi masyarakat Kalsel mengapresiasi sikap atau tanggapan positif dari Komisi IX DPR RI.

Sebelumnya, Mahasiswa Farmasi di Kalsel juga berunjukrasa di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin atau depan Gedung DPRD provinsi setempat, mereka menuntut adanya UU Kefarmasian.

Karena, menurut Mahasiswa Farmasi Kalsel tersebut, RUU Kefarmasian sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI periode 2014-2019.

“Namun sampai akhir periode DPR RI 2014-2019 belum ada pembahasan terhadap RUU Kefarmasian tersebut,’’ ujar Mahasiswa Farmasi yang berunjukrasa di hadapan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, Mahasiswa Farmasi yang berunjukrasa itu mendesak DPRD Kalsel agar mengusulkan RUU Kefarmasian menjadi prioritas dalam Prolegnas DPR RI 2019-2024. (lyn/K-5)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya