Pengembang Wajib Sediakan RTH

BANJARMASIN, KP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Muchyar mengatakan, pengembang perumahan wajib untuk menerapkan konsep ketersedian Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam setiap membangun perumahan.

Selain ketersedian RTH, Muchyar juga mengimbau, pengembang menanam pohon di sepanjang jalan utama perumahan yang dibangun, sehingga menjadikan lingkungan perumahan tersebut sebagai kawasan hijau dan teduh.

Kepada KP, Selasa (17/12), ia mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk menerapkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan dengan melakukan penambahan RTH serta menggalakkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon.

“Guna mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan tersebut, tentunya disadari tidak hanya dilakukan oleh Pemko Banjarmasin, tetapi juga harus melibatkan peran serta pihak ketiga maupun masyarakat,’’ ujarnya.

Dikemukakannya, tingginya harga pembebasan lahan saat ini dirasakan menjadi salah satu kendala utamanya dihadapi oleh Pemko Banjarmasin untuk menambah ketersediaan RTH hingga sampai sekarang dirasakan masih belum memadai.

Padahal, kata Muchyar melanjutkan, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor : 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang diisyaratkan seluruh kota/kabupaten minimal 30 persen ketersediaan RTH dari luas wilayah yang dimiliki.

Berita Lainnya
1 dari 1.753
Loading...

“Sementara Banjarmasin dengan luas wilayah sekitar 98 kilometer persegi saat ini baru memiliki kurang lebih 15 persen RTH,’’ katanya.

Kepada KP, Selasa (2/7), ia menjelaskan, kendati Pemko kini terus berupaya untuk memperluas dan menambah lagi keberadaan RTH termasuk taman kota, namun kendala kini dihadapi adalah terbatasnya ketersediaan anggaran untuk membiayai kepentingan yang sudah menjadi persyaratan sebuah kota ideal tersebut.

Belum lagi permasalahan lain yang dihadapi, hampir semua lahan di pusat Kota Banjarmasin saat ini nyaris tidak ada lahan yang tersedia karena sudah dikuasai oleh pihak swasta untuk berbagai kepentingan perkantoran dan bisnis.

“Sementara kalaupun masih ada harganyapun sudah selangit, sehingga kondisi ini menjadi kendala cukup berat bagi Pemko Banjarmasin untuk menambah dan memperluas RTH atau taman kota,’’ ujar Muchyar.

Lebih jauh Muchyar menjelaskan, RTH atau taman kota yang dirasakan cukup luas yang dimiliki Pemko Banjarmasin saat ini hanyalah beberapa buah. Seperti, ujarnya, keberadaan RTH Kamboja Jalan H Anang Adenansi, RTH kawasan sepanjang Jalan Kapten Piere Tendean dan Taman Kota Banjar Bungas di Jalan Jahri Saleh, di tambah taman kota yang relatif kecil di persimpangan ruas jalan.

Menurutnya, menyadari berbagai kendala dalam memperluas RTH tersebut, Pemko Banjarmasin kini berupaya mencari solusi lain. Salah satunya adalah kewajiban para pengembang untuk menyediakan RTH atau membangun taman sebagai ruang publik pada setiap perumahan yang mereka bangun.

Muchyar kembali menandaskan, keberadaan RTH sangatlah penting karena bukan hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan serta keindahan kota, tapi juga penting bagi kesehatan serta mengantisipasi pemanasan global. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya