Seleksi CPNS Banjarmasin Tes di Banjarbaru Lagi

Banjarmasin, KP – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin memastikan dan mengumumkan bahwa hasil verifikasi berkas CPNS 2019, Senin (16/12), hingga pukul 10.00 WITA dari 82 formasi yang tersedia, ada 2.728 peserta yang mengisi form pendaftaran melalui situs resmi CPNS 2019.

Kendatipun demikian yang mengirim berkas melalui via Kantor Pos hanya 2.488. “Jadi bisa dipastikan, 240 peserta yang tidak mengirimkan berkas melalui Pos dinyatakan gugur,’’ ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin, Drs H Syafri Azmi.

Dikatakan, setelah melakukan verifikasi data, sebanyak 2.340 peserta yang berhak melanjutkan ke proses jejang berikutnya. “Jadi yang tidak memenuhi syarat (TMS) ada sebanyak 148 berkas,’’ sebutnya.

Meski syarat pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah disebutkan secara rinci dan detail, namun masih banyak pelamar yang gagal melengkapi. Terbukti, dari 2728 pelamar CPNS di Banjarmasin, 138 orang di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS).

Berita Lainnya
1 dari 1.796
Loading...

Khusus bagi yang tidak lolos, jangan berkecil hati, karena masih ada masa sanggah. “Sesuai aturan, masa sanggah diberikan waktu tiga hari. Dan proses perbaikannya selama tujuh hari. Jadi total 10 hari sampai tanggal 26 Desember nanti,’’ katanya.

Ditanya kapan tes CAT digelar? Azmi mengatakan, pengumuman dari pusat, boleh digelar dari tanggal 27 Januari 2020 sampai 27 Februari. “Tak boleh sebelum ataupun sesudah tanggal tersebut,’’ terangnya.

Tetapi khusus untuk Banjarmasin, memang belum diputuskan kapan tanggal tesnya. Karena menurut Azmi harus dibicarakan dengan daerah lain yang tak bisa menggelar secara mandiri. Pasalnya, karena keterbatasan fasilitas, peserta Banjarmasin akan mengikuti tes CAT di Banjarbaru bekerjasama dengan provinsi.

“Kita memang harus koordinasi terlebih dahulu dengan daerah yang tak bisa menggelar secara mandiri agar tidak bertabrakan,’’ imbuhnya.

Sebelumnya memang bisa menggelar di Banjarmasin dengan bekerjasama dengan sekolah. “Sekarang sudah dilarang. Karena dikhawatirkan akan mengganggu kegiatan UN, karena waktunya berdekatan,’’ demikian Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin, Drs H Syafri Azmi. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya