Sudah Saatnya Pemko Bangun JPO

BANJARMSIN, KP – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, HM Yamin menilai, sudah saatnya Kota Banjarmasin memiliki Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO. Fasilitas itu dibutuhkan, karena arus lalu lintas di ibu kota Provinsi Kalsel ini sudah cukup padat.

“Masalahnya, keberadaan JPO untuk menjaga keselamatan warga saat hendak menyeberang jalan di tengah padatnya arus lalu lintas,’’kata HM Yamin, di temui {{KP}} di ruang kerjanya, Selasa (3/12).

Menurutnya, jika nantinya Pemko membangun JPO, tinggal warga memanfaatkan fasilitas untuk para pejalan kaki tersebut. Sebaliknya, jangan setelah dibangun dan menghabiskan anggaran cukup besar, malah disia-siakan.

“Seperti ketika Pemko Banjarmasin bekerjasama dengan pihak swasta membangun JPO yang membentang di atas Jalan Pangeran Antasari tepatnya depan Pusat Perbelanjaan Mitra Plaza,’’ ujarnya.

Meski Yamin menilai, tidak berfungsinya dengan baik JPO salah satu penyebabnya karena kawasan itu tidak seramai waktu dulu. Karenanya ia mengusulkan, jika Pemko nantinya membangun JPO untuk menjaga keselamatan warga haruslah benar-benar berada di kawasan yang arus lalu lintasnya dinilai cukup padat.

Lebih jauh unusur pimpinan dewan dari Partai Gerindra ini mengatakan, bahwa pentingnya keberadaan JPO merupakan bagian dalam kerangka menjadikan Kota Banjarmasin yang cerdas dan humanis.

Berita Lainnya
1 dari 1.784
Loading...

Program itu, lanjutnya lagi, sekaligus guna mewujudkan impian pasangan Walikota H Ibnu Sina dan Wakil Walikota H Hermansyah menjadikan Kota Banjarmasin Barasih wan Nyaman alias Baiman.

Yamin mengakui, terkait pentingnya keberadaan JPO ini beberapa waktu lalu sempat dikemukakan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang berjanji untuk segera mewujudkan pembangunan terhadap keselamatan berlalu lintas, khususnya dalam melindungi hak-hak para pejalan kaki tersebut.

Dia merinci sesuai janji Walikota Ibnu Sina, JPO yang nantinya dirancang menggunakan arsitektur modern itu akan dibangun di lima titik, yakni kawasan Jalan Achmad Yani depan RSUD Ulin Banjarmasin, depan Kampus UIN Antasari.

Selanjutnya, Jalan A Yani persisnya depan Kantor Disnakertrans Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan H Hasan Basri Kayutangi tepatnya di depan pintu masuk Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Jalan Pangeran Samudera di depan Masjid Noor.

Terkait besarnya anggaran pembangunan JPO, Yamin mengatakan, pada dasarnya pihak dewan akan selalu mengapresiasi setiap perencanaan pembangunan, apalagi yang diprogramkan untuk kepentingan masyarakat.

Namun demikian Yamin mengusulkan, pembangunan JPO itu dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Saya rasa ini akan sama-sama menguntungkan, karena Pemko tidak mengeluarkan anggaran sepersepun, bahkan bisa menambah pemasukan PAD sebab JPO itu biasanya dimanfaatkan untuk pemasangan iklan,’’ demikian kata HM Yamin. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya