Balai Karantina Resmi Hibahkan Lahan ke Pemko Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin Kementerian Pertanian kini sudah menghibahkan lahan seluas 7.000 meter persegi senilai Rp16,7 miliar lebih ke Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pada Mei 2019 lalu.

Dengan begitu aset Pemko Banjarmasin mulai naik lagi dan rencananya Pemko Banjarmasin memanfaatkan lahan yang terletak di Jalan Sutoyo S, Kecamatan Banjarmasin Barat ini untuk pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa).

Bahkan Pemko tak bisa langsung mengajukan proposal pembangunan Rusunawa ke pemerintah pusat. Alasannya di atas lahan yang dihibahkan itu rupanya terdapat banyak bangunan warga.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Banjarmasin, Ir H Ahmad Fanani Saifuddin berkata, pihaknya akan membebaskan lahan tahun ini. Pembebasan ini merupakan masuk salah satu program skala prioritas.

Berita Lainnya
1 dari 1.768
Loading...

Lebih lanjut Fanani mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp700 juta di 2020 untuk pembebasan ini. Dengan langkah awal melakukan survei lapangan pada Februari mendatang.

“Untuk pembebasan tanah ini merupakan salah satu yang diprioritaskan di 2020. Memang ada bangunan di atasanya. Kami sudah siapkan pagu 700 juta untuk pembebasannya,’’ ujar Fanani kepada awak media, Kamis (23/01/2020).

Yang perlu dicatat, ujar Fanani, anggaran yang sudah disediakan itu bukan untuk ganti rugi lahan. Melainkan disediakan hanya untuk biaya tali asih. Perkiraan sengaja tak menyediakan anggaran besar karena lahan itu milik pemerintah.

“Karena tanah itu bersertifikat milik pusat yang sudah dihibahkan, beda dengan tanah milik masyarakat,’’ katanya.(vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya