Pendidikan Karakter Dinilai Masih Lemah

Banjarmasin, KP – Anggota komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, DR (HC) Yunan Chandra menyatakan keprihatinnya, cukup banyaknya generasi muda yang mengalami kemorosotan moral, bahkan terjerumus melakukan perbuatan-perbuatan melanggar hukum, seperti terlibat pemakaian dan penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya.

Yunan Candra menilai, menurunnya degrasi moral dikalangan generasi muda ini terjadi salah satu penyebabnya, karena masih lemahnya pendidikan karakter dalam penerapan sistim pendidikan.

Menyikapi ancaman kerusakan metal dan prilaku terhadap generasi penerus harapan bangsa ini, Yunan Chandra mengatakan, dibutuhkan keseriusan dan perhatian semua pihak secara terpadu.

Mulai dari orang tua, guru di sekolah , lingkungan masyarakat dan pemerintah melalui instansi terkait. Persoalan ini harus kita atasi bersama secara terpadu sebab untuk menyelamat generasi muda sebagai penerus bangsa dan negara ini, ujarnya kepada {KP}, Kamis (9/1).

Anggota dewan yang juga dikenal aktif di dunia pendidikan ini, menyebutkan, akibat pengaruh modernisasi dan kemajuan teknologi membuat kecenderungan anak-anak dan pelajar mudah sekali terpengaruh untuk melakukan perbuatan yang cendrung negatif.

Berita Lainnya
1 dari 1.801
Loading...

Menurutnya, untuk mengantisipasi dampak dari derasnya modernisasi itu sangatlah perlu ditanamkan karakater prilaku positif dan paling utama adalah penanaman ajaran agama sejak dini kepada anak-anak.

Ditegaskan, peran paling utama menanamkan prilaku positif dan ajaran agama ini adalah para orang tua. Ia menilai selama ini tidak sedikit orang tua yang lalai dalam mendidik dan melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak.

Padahal disadari mendidik anak bukansemata hanya sekedar menafkahi mereka, tapi yang lebih utama bagaimana menjadikan anak bukan hanya menjadi kebanggaan orang tua, tapi juga bagaimana mempersiapkan mereka agar menjadi generasi penerus harapan bangsa dan negara, tandas anggota dewan dari Partai Nasdem ini.

Lebih jauh dikemukakan selain peran orang tua, adalah lembaga pendidikan dalam hal ini peran guru di sekolah dengan tidak sekedar memberikan bekal ilmu pengetahuan normatif, namun hal penting penanaman etika, prilaku dan moral.

Hal ini sesuai tujuan pendidikan itu sendiri yaitu menyiapkan generasi yang cerdas dalam arti tidak hanya mengusai ilmu pengetahuan dan tehnologi, sehat baik jasmani maupun rohani, tapi juga memiliki juga berbudi luhur dan menjujung tinggi moral dan mengamalkan agama sesuai keyakinan mereka, demikian kata Yunan Chandra yag duduk di komisi IV diantaranya membidangi masalah pendidikan, ini. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya