Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Dorong Warga Binaan Bangkit dan Mandiri Lewat Pelatihan Keterampilan

×

Wali Kota Banjarmasin Dorong Warga Binaan Bangkit dan Mandiri Lewat Pelatihan Keterampilan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260519 WA0069 scaled
Penyaluran Bantuan Sosial Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelita Warna di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Selasa (19/5/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong upaya pemberdayaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri untuk kembali menjalani kehidupan secara mandiri setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pelita Warna yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (19/5/2026).

Kalimantan Post

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita itu dihadiri langsung Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, jajaran Lapas Kelas IIA Banjarmasin, perwakilan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Kalimantan, serta para warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, PT Pelindo menyerahkan bantuan sarana kegiatan produktif untuk mendukung program pembinaan dan pemberdayaan di lingkungan lapas.

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengatakan, tantangan terbesar bagi warga binaan bukan hanya menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana mereka dapat diterima kembali oleh masyarakat setelah menyelesaikan hukuman.

Menurutnya, stigma sosial masih menjadi kendala utama yang sering membuat mantan warga binaan kesulitan mendapatkan pekerjaan dan kesempatan untuk memulai hidup yang lebih baik.

“Mereka harus kembali diterima masyarakat, bukan terus dihakimi oleh masa lalunya, karena itu pembinaan dan keterampilan kerja sangat penting agar setelah keluar mereka memiliki kemampuan untuk hidup mandiri,” ujar Yamin.

Ia menilai pembinaan berbasis keterampilan dapat menjadi langkah efektif untuk menekan risiko warga binaan kembali terjerumus ke dalam tindakan kriminal. Dengan memiliki kemampuan kerja, mereka memiliki peluang lebih besar untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Yamin juga mengungkapkan adanya peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan pihak lapas dalam pengelolaan serta pemilahan sampah, yang nantinya dapat melibatkan warga binaan sebagai bagian dari aktivitas produktif.

Baca Juga :  Banjarmasin Gelar TC untuk 'Matangkan' Kafilah Hadapi MTQ Provinsi Kalsel

“Kalau pengelolaan sampah ini bisa direalisasikan, maka saudara-saudara kita di sini punya kegiatan yang produktif, mereka tidak hanya dibina, tetapi juga diberi kesempatan untuk berkarya,” katanya.

Menurutnya, program seperti ini memiliki prospek besar karena didukung oleh sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pemasyarakatan. Bantuan dari PT Pelindo menjadi bukti nyata bahwa sektor swasta juga memiliki peran penting dalam mendorong pemberdayaan sosial.

Di akhir kegiatan, Yamin mengajak masyarakat untuk memberi kesempatan kedua kepada warga binaan. Ia menegaskan, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan di dalam lapas, tetapi juga oleh kesiapan lingkungan sosial untuk menerima mereka kembali sebagai bagian dari masyarakat. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan