Soal Tidak Diusulkannya Penerimaan CPNS Guru Komisi IV Kecewa dengan BKD

Jika formasi penerimaan CPNS guru lantaran BKD tidak memenuhi undangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bikrokrasi (PANRB) menyikapi usulan formasi CPNS guru tersebut.

BANJARMASIN, KP – Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin mengaku kecewa lantaran tidak adanya formasi guru pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2020 untuk penempatan di wilayah Kota Banjarmasin.

Dalam rapat gabungan antara komisi I dan komisi IV digelar, Kamis (27/2/20), terungkap, jika formasi penerimaan CPNS guru Badan Kepegawain Daerah (BKD) tidak memenuhi undangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bikrokrasi (PANRB) menyikapi usulan formasi CPNS guru tersebut.

“Padahal kami dari Dinas Pendidikan selama dua kali berturut-turut memenuhi undangan Kementerian PAN-RB di Jakarta bahkan hingga undangan ketiga, namun pihak BKD waktu itu sama sekali tidak hadir,’’ kata Kabid PTK Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Hendro.

Hendaro mengungkapkan, karena BKD tidak hadir oleh pihak Kementerian PAN-RB usulan penerimaan CPNS guru kemudian dicoret atau ditiadakan.

Dikemukakan, usulan CPNS guru disampaikan tahun 2019 lalu untuk mengisi formasi penerimaan CPNS tahun 2020 yang sebagaimana diketahui oleh Kementerian PAN-RB dilaksanakan Januari 2020.

Pihak BKD sendiri yang dalam pertemuan diwakili Sekretaris BKD Kota Banjarmasin, Syafruddin dan Kasubdin Forsel, Tinton tidak dapat menjelaskan, secara jelas alasan ketidak hadiran dalam memenuhi undangan Kementerian PAN-RB tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

Dalam pertemuan itu pihak BKD mengakui, PNS di Kota Banjarmasin masih mengalami kekurangan, khususnya guru. Disebutkan, PNS Kota Banjarmasin saat ini berjumlah 5.752 orang dari jumlah itu 2.596 adalah guru.

Dikemukakan, sejak tahun 2013 hingga 2017 pemerintah tidak membuka moratorioum penerimaan CPNS dan baru dibuka tahun 2018. Kesempatan itu kemudiaan BKD mengusulkan CPNS khususnya untuk tenaga kesehatan untuk menyediakan SDM Rumah Sakit Sultan Suriansyah dan diterima sebanyak 148 orang, ditambah formasi CPNS umum sebanyak 26 orang.

“Total jumlah CPNS yang diterima dalam tahun 2018 sebanyak 384 orang termasuk tenaga guru,’’ ujar Sekretrais BKD, Syafruddin.

Menyikapi masalah tidak terpenuhi usulan CPNS untuk formasi guru ini, komisi IV mengaku kecewa dan sangat menyayangkannya. “Kedepan kami minta BKD harusnya saling koordinasi dengan Disdik karena sangat memerlukan tambahan tenaga guru,’’ kata ketua komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali.

Sebelumnya sebagaimana diberitakan, masalah pendidikan terus menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah dalam mengatasi kekurangan guru.

Ironisnya, usulan penerimaan CPNS 2020 tahun ini yang diajukan Pemko Banjarmasin hanya didominasi untuk tenaga teknis dan kesehatan, sementara penyediaan untuk tenaga guru sama sekali tidak diusulkan.

“Padahal, tenaga pendidik atau guru di Kota Banjarmasin sangatlah dibutuhkan karena hingga saat ini masih kekurangan tenaga guru,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya