25 Warga Banjarmasin Terserang DBD

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, dr Machli Riyadi, SH MH kembali mengingatkan agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona (covid-19). Namun ia juga menghimbau, agar warga juga berhati-hati terhadap ancaman penyakit menular lainnya seperti penyakit demam berdarah (DBD).

” Sebab dari data Dinas Kesehatan hingga saat ini sudah ada 25 kasus DBD di Banjarmasin. Meski belum ada yang sampai meninggal dunia,“ ungkap Machli Riyadi , usai rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Banjarmasin, belum lama ini.

Dikatakannya, dari sebanyak 25 kasus DBD tersebut paling banyak ada di wilayah kecamatan Banjarmasin Selatan dan Barat.

Jadi, ia mengimbau, warga Banjarmasin selalu membersihkan lingkungan dan membudayakan perilaku 3M plus. Sehingga dapat mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Termasuk lingkungan sekolah.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali mengingatkan, meskipun pemerintah dan semua pihak serta masyarakat saat ini tengah fokus dan berusaha keras menghadapi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), namun ia mengingata agar warga jangan lengah dan tetap waspada terhadap penyakit lain.

” Masalahnya, karena di tengah musim hujan seperti sekarang masih banyak jenis penyakit lain yang berbahaya seperti Demam Berdarah (DBD). Semua penyakit harus diwaspadai tidak hanya virus korona saja,“ kata Matnor Ali.

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.761
Loading...

Ketua komisi diantaranya membidangi masalah kesehatan ini mengatakan, Indonesia adalah negara tropis dimana bukan hanya virus saja yang bisa menyerang kesehatan masyarakat tetapi juga bakteri yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Menurutnya, penyakit DBD salah satu penyakit mematikan. Tapi karena sekarang ini semuanya memang lagi fokus Covid-19 sebab sifatnya massal dan mudah sekali menular, maka penyakit yang semula menyerang warga kota Wuhan Cina hingga menyebar di banyak negara belahan dunia , termasuk Indonesia ini sangat ditakuti

” Apalagi penyakit akibat serangan yang virus dan sama sekali terglong baru inio sampai sekarang belum ditemukan vaksin penangkalnya ,“ujarnya.

Menyikapi ancaman penyakit DBD tersebut, Matnor Ali mengemukakan, komisi IV sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin untuk mengambil langkah pencegahan dan antisipasi lebih awal.

” Kami sudah meminta sekaliguskan mengingatkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes), Machli Riyadi agar siap dan tidak hanya terfokus pada penanggulangan penyebaran virus korona saja, tapi juga harus mewaspadai ancaman penyakit lainnya seperti DBD atau demam berdarah,“ kata Ketua Komisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Pada bagian lain terkait kebijakan Pemko Banjarmasin meliburkan sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP, Matnor Ali menghimbau, agar para orang tua memberikan bimbingan kepada anak mereka agar tetap belajar di rumah masing-masing. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya