Bawaslu Banjarmasin Bakal Uji Sempling Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Calon Perseorangan

Banjarmasin, KP – Tahapan verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon perseorangan menjadi perhatian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin.

Bawaslu bakal kembali melakukan uji sampling hasil verifikasi faktual setelah selesai dilakukan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Setelah selesai dilaksanakan KPU kami akan melakukan sampling,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan, Bawaslu Banjarmasin, Rahmadiansyah di sela rapat koordinasi persiapan pengawas tahapan Pilkada 2020 di Hotel Best Western, Jalan A Yani KM 4,5, Sabtu (14/3/2020).

Ia menjelaskan, uji sampling ini dilakukan untuk memastikan verifikasi faktual yang dilaksanakan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan secara profesional, dan berjalan sesuai aturan.

“Sampling ini artinya untuk memastikan bahwa PPS itu benar-benar melaksanakan verifikasi itu secara door to door. Tidak dibelakang meja saja,” jelasanya.

Menurut Rahmadiansyah, uji sampling ini perlu dilakukan lantaran pihaknya mengetahui proses verifikasi faktual bukan prihal gampang.

Berita Lainnya
1 dari 1.039

Pasalnya, pelaksanannya harus dilakukan dengan mengecek secara detail, satu per satu data dukungan dan dicovokan dengan orang yang bersangkutan untuk memastikan apakah syarat dukungan benar diberikan atau tidak kepada pasangan bakal calon.

Tingkat kesulitan inilah menurut Rahmadiansyah yang menjadi verifikasi faktual rawan dilakukan secara tak profesional. “Karena dalam aturan sendri menyebutkan bahwa apabila itu tak dilaksanakan secara profesional, maka ada sanksi yang menunggu mereka (PPS),” imbuhnya.

Selain itu, Bawaslu juga akan terus berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan verifikasi faktual tersebut dilakukan profesional. “Agar dukungan dari masyarakat ini benar-benar, bukan sekedar ambil KTP nya, dan tandatangannya dicatut,” pungkasnya.

Adapun kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Bawaslu Kota Banjarmasin selama dua hari dari 14 -15 Maret itu untuk memberikan pembekalan kepada para Panwaslu guna persiapan menghadapi Pilkada 2020.

“Tujuannya dalam rangka untuk mempersiapkan menghadapi pengawasan Pilkada 2020,” ucap Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, M Yasar.

Selama dua hari, puluhan peserta ini dijejali dengan berbagai pembekalan, khususnya terkait pengawasan, dengan diisi pemateri baik dari akedemi, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, maupun Bawaslu Kota.

“Bisa dibilang bimbingan teknisi. Kawan-kawan di pengawas kelurahan yang baru bergabung perlu menambah kapasitas mereka memberikan pemahaman untuk pengawasan yang converhensip,” jelasnya.(Sah/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya