Cegah Virus Corono INSA Minta Masuknya ABK Kapal Asing Muara Tabanio Diperiksa

INSA mengharapkan agar dilakukan pengawasan yang benar-benar cermat dan ketat, jangan sampai karena kepentingan bisnis itu mengabaikan keselamatan dan itu sudah kami sampaikan juga kepada pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan,” ujar Nurdin.

BANJARMASIN, KP – Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia atau Indonesia National Shippowners Association (INSA) Kota Banjarmasin minta perketat pengawasan kesehatan bagi ABK kapal-kapal asing yang masuk keperairan Provinsi Kalsel khususnya di Muara Tabanio.

“Hal tersebut dalam rangka mengantisifasi masuknya penyebaran virus corona dari ABK kapal-kapal asing yang sandar di pelabuhan Tri Sakti maupun di kawasan perairan Tabanio di Provinsi Kalsel,” kata Ketua DPC INSA Banjarmasin Capt Moch Nurdin kepada wartawan dikantornya Kamis .

Nurdin, mengatakan, INSA sudah beberapa kali mengikuti sosialisasi dari instasni terkait KKP dan KSOP pada dasarnya untuk ikut mendukung apa yang menjadi kebijakan mengenai penananganan penyebaran virus corona.

“ INSA mengharapkan agar dilakukan pengawasan yang benar-benar cermat dan ketat, jangan sampai karena kepentingan bisnis itu mengabaikan keselamatan dan itu sudah kami sampaikan juga kepada pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan,” ujar Nurdin.

Kalau ada kebijakan KKP dan KSOP untuk memberikan jeda waktu kepada kapal yang baru tiba melihat masa inkubasi atau kebijakan, begitu juga untuk kapal yang baru datang ABK segera diperiksa kesehatannya.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

Dikatakan, kapal baru datang dan ABKnya wajib diperiksa kesehatannya dan pengamanan Pelabuhan Tri Sakti perlu diperketat dan kita sudah koordinasi dengan CEO Pelindo III Banjarmasin.

Dikatakan, jangan sampai lengah kapal asing masuk terutama di Tabanio, petugas nanti naik keatas tidak tahu resiko terinpeksi.

Apalagi Presiden RI, Jokowi sudah menyampaikan untuk melakukan pengawasan lebih ketat dan untuk kedepannya INSA dihimbau untuk kerjasama dengan kebijakan pemerintah mencegah virus corona.

Perlu diketahui, aktifitas kegiatan di muara Tabanio hingga mencapai 15 kapal asing perbulan mereka melakukan alih muat cargo batubara dari hulu dinaikan ke kapal besar.

“ jadi ini yang kita amanti dan sampaikan kepada Karantina Kesehatan,” jelas Wakil Direktur III Akademi Maritim Nusantara (AMNUS) Banjarmasin ini.

“Bisa saja dari masyarakat atau buruh-buruh yang naik ke kapal jangan sampai mereka terkena virus corona apalagi kita ekspor aktif dari kapal asing seperti Eropa, Amerika paling banyak ekspor ke Cina dan Jepang,,” tambahnya.

Anggota INSA pada dasarnya mendukung kebijakan pemerintah, INSA bersama instansi terkait peduli terhadap kesehatan para taruna AMNUS yang berpraktek di kapal, dengan masuknya virus corona, pihaknya juga mengsosialisasikan dampak virus corona ini. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya