Gubernur Paman Birin sanggupi Kalsel tuan rumah Popwil III

Provinsi Bali mundur, Prov Kalimantan Tengah tidak sanggup, Gubernur Kalsel H syahbirin Noor langsung menyanggupi ketika Kemenpora meminta jadi tuan rumah
POPWIL III tahun 2020.

Banjarmasin, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur Sahbirin Noor, menyanggupi permintaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) III Tahun 2020.

Padahal sebelumnya di ajang ini Bali sudah ditunjuk menjadi host namun memilih mengundurkan diri. Kemudian Kalimantan Tengah pun mendapat tawaran namun menyatakan ketidaksanggupannya.

“Alhamdulillah saat Kalsel diminta dan Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel menyetujuinya,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalsel H Hermansyah melalui Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel M Fitri Hernadi, Kamis (5/3/2020) kemarin di Banjarmasin.

Sejumlah langkah persiapan sudah dilakukan untuk mempersiapkan even yang mempertandingkan 8 cabang olahraga (cabor). Yakni tenis meja, tenis lapangan, pencak silat, bola basket, bola voli, sepakbola, sepak takraw dan bulutangkis.

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

“Untuk cabornya memang belum pasti. Cabor yang dipertandingkan sedang dibahas di Jogja tanggal 3 sampai 6 Maret ini,” kata Fitri.

Pelaksanaan memang beberapa bulan lagi. Tetapi, tetap harus dipersiapkan. Para pengurus Pengprov Cabor pun turut dilibatkan guna melengkapi data wasit Nasional yang dimiliki cabor provinsi, penyiapan atlet dari masing-masing cabor, venue pertandingan, serta hal penunjang lainnya.

“Untuk tempat bisa di Banjarmasin dan Banjarbaru, venuenya akan disiapkan,” sebut dia.

Fitri menambahkan Popwil diikuti sejumlah provinsi yang tergabung dalam wilayah III saja seperti Bali, Jawa Tengah, Jogjakarta, Kalsel, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara.

Popwil kata Fitri merupakan babak kualifikasi menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) nanti. Popwil juga merupakan agenda rutin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menjadi sarana dan babak kualifikasi 8 (delapan) cabor. Sekaligus sebagai awal evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah menuju Popnas.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari Sistem Kompetisi Olahraga Pelajar secara nasional yang berjenjang dan berkelanjutan,” pungkas Fitri Hernadi, mantan Nanang Banjar Kalsel asal Kabupaten HSU ini. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya