Koperasi Dituntut Bertransformasi Teknologi Digital

Banjarmasin, KP – Sebagai badan usaha asli Indonesia, lima tahun terakhir ini koperasi menunjukkan peningkatan kualitas. Bahkan koperasi modern dituntut mempunyai aplikasi yang bisa diakses sehingga semua anggota mengetahui.

“Bentuk transformasi teknologi salah satunya dilakukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) melalui aplikasi yang diharapkan menjadi pelopor koperasi yang sudah menggunakan financial technology yang mudah, aman, nyaman dan dana yang tersimpan tidak hilang,’’ kata Kepala Dinas Kopersi dan UKM Kalsel Drs H Gustapa Yandie kepada awak media saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2019 Koperasi guru-Guru se Banjarmasin Utara, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (29/02/20).

Dihadapan ribuan anggota Koperasi Guru-Guru se Banjarmasin Utara, mantan Kadis Bakeuda Kalsel ini mengatakan, terkait revolusi industri 4.0 yang fokus pada internet of things (IoT) dan artificial intellegence (AI), sepertinya juga harus menyentuh koperasi.

“Sangat strategis untuk bisa memahami dan menempatkan koperasi dalam konteks tantangan kekinian dengan melakukan transformasi organisasi,’’ katanya.

Berita Lainnya

DPRD Kalsel Ikuti Bimtek

Dibalik Kabar Baik Ada Ancaman

1 dari 1.797
Loading...

Asisten II Sekdako Banjarmasin Ir H Doyo Pujadi mengatakan, koperasi berada dalam fase menghadapi tantangan melakukan reposisi. “Memanfaatkan teknologi digital adalah model bisnis kekinian yang banyak dilakukan oleh kalangan milenial,’’ ungkap mantan Kadis Pertanian Kota Banjarmasin ini.

Bahkan salah satu terobosan di industri 4.0 adalah layanan online di koperasi. Koperasi sebagai pilar ekonomi yang sejalan dengan jiwa Pancasila, tetap relevan dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat dunia usaha, sejauh mampu merespon perkembangan zaman khususnya kalangan milenial.

Karena itulah, Ketua Koperasi Guru-Guru Se Banjarmasin Utara Sumarno HD meminta prototipe koperasi financial technology (fintech) untuk mendorong transformasi ke teknologi digital agar dapat lebih memaksimalkan pelayanan kepada anggotanya.

“Transformasi total yang dilakukan koperasi, salah satunya dalam mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi dan membuka akses tanpa batas,’’ kata Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Kota Banjarmasin kepada awak media.

Namun karena perubahan karakter masyarakat di era industri 4.0, maka koperasi juga harus bisa berbenah dan mengikuti selera masyarakat masa kini. Bahkan saat ini segala lini sedang menghadapi perubahan ke arah digital yang membuat masyarakat mudah melakukan berbagai hal termasuk di bidang keuangan. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya