Bantu Kekurangan Stok Darah di PMI Banjarmasin, KKB Gelar Donor Darah

BANJARMASIN, KP – Situasi cukup sulit dialami Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin saat ini. Selain kekurangan stok darah, UTD PMI juga kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) di saat pandemi Covid-19.

Sepinya pendonor darah juga disebabkan karena pandemi Covid-19 yang hingga saat ini tak kunjung reda, dimana banyak kegiatan kerjasama donor darah dengan berbagai instansi, lembaga atau perusahaan dibatalkan.

Selain itu, imbauan pemerintah untuk menerapkan social distancing (menghindari kerumunan orang) dan physical distancing (menjaga jarak fisik) juga menjadi alasan pendonor malas untuk keluar rumah.

Menyiasati hal tersebut, Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Pusat bekerjasama dengan PMI Banjarmasin, melaksanakan kegiatan donor darah secara internal dengan jumlah pendonor terbatas, di kantor sekretariat KKB, jalan Perdagangan, Banjarmasin Utara, Senin (6/4/2020).

“Saat ini, keperluan darah di Banjarmasin sekitar 200 hingga 300 kantong perharinya. Terlebih, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, ketersediaan stok darah dan permintaan tak lagi seimbang. Kita kekurangan stok darah,” ujar Irfan, salah seorang petugas unit donor darah.

Kegiatan donor darah KKB sendiri dibagi persesi. Setiap sesi, ada 4 orang yang diambil darahnya di sebuah ruangan yang cukup luas. Sementara, pendonor lain menunggu giliran dengan jarak berjauhan.

Waktu yang disediakan pun cukup panjang, dari pukul 9 pagi hingga pukul 2 siang, sehingga pendonor datang tidak bersamaan, dan tak terjadi penumpukan orang.

Berita Lainnya
1 dari 3.308

Ketua Harian KKB Pusat, Hairudinor, mengatakan, aksi ini terkait dengan berkurangnya stok darah di PMI Kota Banjarmasin. Sehingga, KKB pusat mengimbau warganya untuk melakukan kegiatan donor darah.

“Meski demikian, donor darah ini kita lakukan dengan jumlah terbatas, yang penting tujuan kita untuk membantu PMI menambah stok darah yang kurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika kedepannya KKB akan rutin mengadakan kegiatan donor darah per 3 bulan sekali. “Akan kita agendakan rutin, apalagi ini merupakan kegiatan sosial,” ucap Hairudinor.

Sementara, Ketua Umum KKB Pusat, Yuni Abdi Nur Sulaiman mengungkapkan rasa syukurnya dengan aksi sosial donor darah ini. Ia mengaku, meski sedikit, paling tidak ada upaya dan kontribusi pihaknya, terkait masalah kekurangan stok darah di PMI Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah, hari ini donor darah dilingkungan internal KKB berhasil mengumpulkan 20 kantong darah. Meski tak banyak, semoga ini bisa menjadi tambahan ketersediaan darah di UTD PMI Banjarmasin,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan donor darah ini tetap mengedapankan imbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan orang banyak dan saling menjaga jarak fisik.

“Karena itu, proses donor darah dilakukan bertahap. Yang datang pun tidak bersamaan, sehingga tak terjadi penumpukan orang. Selain itu, menjaga jarak fisik juga diterapkan,” tandas H Iyun, sapaan akrabnya.

Dia juga berharap, agar masyarakat mentaati imbauan pemerintah untuk diam di rumah saja, jika tak ada keperluan mendesak.

“Melaksanakan anjuran pemerintah untuk diam di rumah saja, menjadi sangat penting di masa pandemi ini. Dan, ini salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona,” pungkasnya. (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya