Hadapi Virus Covid- 19, Masyarakat Geser Alokasi APBD

Banjarbaru,KP- Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan pengggerseran alokasi APBD guna menghadapi dampak dari wabah virus korona. Penggeseran tersebut sebagai upaya persiapan adanya kemungkinan buruk yang terjadi di Kota Banjarbaru, dalam hal ini baik untuk mengatasi bantuan social, fasilitas kesehatan atau keadaan tanggap darurat.

“Penggeseran tersebut berdasarkan dari intruksi (Mendagri), untuk setiap Kabupaten Kota bersiap lebih awak jika kemungkinan terburuk dari musibah Covid-19 ini,” Ujar Kepala Bagian Humas dan Protokal Sekertaris Daerah Kota Banjarbaru Dedi Soetoyo.

Pada bidang bantuan kemiskinan, telah didata sebanyak 11.000 orang miskin menurut data PKH ( Program Keluarga Harapan) yang berada dikota Banjarbaru, dengan cara akan disalurkan bantuan berupa non tunai sembako seperti, berasm gula, dan sejenisnya

Berita Lainnya

PKK Kalsel Bantu 25.000 Masker

Banjarbaru Tawarkan Agrowisata Melon

1 dari 1.189
Loading...

Pemko sendiri sudah memesan dengan Bulog berupa beras sebanyak 10.000 ton, dengan tujuan agar bias memenuhi kebutuhan warga PKH setidaknya selama tiga bulan kedepan

Bahkan saat ini Disperindag ( Dinas Perindustrian dan perdagangan) Kota Banjarbaru sudah melakukan pendataan pedangang yakni, pedagang sayur, ikan, sembako, dan lainnya untuk ikut dalam program jual beli online, agar dapat mepermudah masyarakat dalam berbelanja sehingga Sosial distancing dapata terus dilakukan oleh masyarakat

“Kami bermaksud dengan program ini harga pasar bisa tetap terkontrol, sehingga tidak membuat kesulitan ekonomi ditengah masyarakat,” lanjutnya. (dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya