Tangani Wabah Corona, Pemkab Barut Tambah Anggaran

Muara Teweh, KP – Pandemi covid-19 di Indonesia hingga kini terus mewabah. Terkait penanganan dan pencegahan, kebijakan dan aturan dari pusat pun berubah setiap waktu. Kondisi ini memaksa Pemerintah Daerah Barito Utara (Barut) terus melakukan berapa kali pergeseran dan perubahan anggaran.

Kepala Gugus tugas Barito Utara, Jainal Abidin mengatakan, dalam penanganan dan pencegahan wabah corona di daerah ini Pemkab melakukan beberapa langkah, mengikuti arahan dari pemerintah pusat.

“Anggaran dana dengan hati-hati dilakukan pergeseran. Sudah barang tentu kesemuanya sesuai ketentuan berlaku serta melalui persetujuan pimpinan,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 126
Loading...

Setiap hari tim anggaran rapat guna mencari sumber dana. Pagu anggaran yang semua di kalkulasi satu bulan, lalu berubah tiga bulan hingga terakhir dialokasikan dalam perhitungan tujuh bulan.

Dijelaskannya, sampai dengan saat ini, total pagu anggaran yang dialokasikan untuk Penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Utara sebesar Rp17.686.470.000. Sedangkan pagu anggaran yang di geser guna penanganan dan pencegahan covid-19 adalah, Pagu Dinas Kesehatan sebesar Rp4.106.200.000.

Selanjutnya, Pagu anggaran RSUD Muara Teweh Rp1.808.900.000. Pagu anggaran RSUD dari dana DAK Rp8.079.492.000. BPBD Rp1.546.050.000. Dan Dinas SosPMD Rp2.145.828.000.

Ditambahkannya, Pemkab Barut sudah menyurati seluruh kepala desa, agar mematuhi arahan Mentri Desa menggunakan dana desa terkait covid-19. “Kita berbagi tugas tidak saja melalui dana pemda juga dari dana desa untuk penanganan dan pencegahan wabah ini,” tukasnya. (asa/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya