Pedagang Siap Taati PSBB Jilid 2

Banjarmasin, KP – Perwakilan para pedagang Pasar Ujung Murung Banjarmasin bersedia menerima keputusan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, menutup sementara kawasan pasar tersebut mengingat, dalam aturan yang tercantum di Perwali Nomor 37 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perwali Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB di Kota Banjarmasin, dan Surat Edaran Walikota Banjarmasin, Nomor 360/248-Sekr/BPBD/2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid 19.

Maka dari tanggal 8 sampai 21 Mei, PSBB tahap kedua dilaksanakan, dimana salah satu ketentuannya dalam surat edaran itu berbunyi, selain toko-toko yang berhubungan dengan bahan dan barang pangan atau kebutuhan pokok, serta barang penting ( seperti : bahan bangunan, pompa bensin dan gas LPG) dilarang buka.

Memang, penutupan kawasan pertokoan di pasar tersebut tidak sepanjang masa pemberlakuan PSBB tahap kedua.

Dari hasil pertemuan tersebut disepakati, penutupan dilakukan dengan system evaluasi yakni per tiga hari dengan melihat perkembangan penyebaran virus Covid 19. “Jadi satu kata kita di sini. Tolong sampaikan dengan pedagang lain, dalam waktu tiga hari kita akan evaluasi,” tegas Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat menerima kedatangan Perwakilan para pedagang Ujung Murung Banjarmasin di Ruang Rapat Berintegrasi, Banjarmasin, Selasa (12/05).

Berita Lainnya
1 dari 1.391
Loading...

Memang, saat ini masih banyak pertokoan di kawasan pasar yang membuka dagangannya, namun dengan kegiatan sosialisasi Perwali dan Surat Edaran tersebut yang telah dilaksanakan para petugas, diharapkan semua pertokoan tersebut tutup sesuai dengan ketentuan. “Setelah itu beri kesempatan kami untuk merapatkan, dihari ketiga nanti kita lihat taat atau tidak, termasuk yang di luar dari pasar,” ucapnya.

Ketua Pasar Ujung Murung, H Bachrin Noor menyatakan siap mematuhi peraturan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Dan sesuai dengan hasil kesepakatan rapat, maka ia berharap setelah tiga hari nanti ada kebijakan dari Walikota Banjarmasin untuk para pedagang di Pasar Ujung Murung. “Kami sudah bertemu dengan Walikota dan juga kami berterimakasih. Walau bagaimana pun berat bagi kami, tapi bagaimana pun juga kita harus mentaati peraturan pemerintah ini, dan mudah-mudahan setelah ini ada 3 hari ada kebijakan Walikota yang bisa meringankan para pedagang, sehingga apa yang kami keluhkan itu bisa teratasi. Saya kira itu harapan kami,” ucapnya.

Sementara itu, petugas gabungan dari Satpol PP Kota Banjarmasin, Dishub Kota Banjarmasin, Polisi dan TNI, menggelar sosialisasi Perwali tersebut di pasar dan kawasan fasilitas public lainnya.

Menurut Plt Kepala Satpol PP, Ichwan, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, aktifitas masyarakat di kota ini diharapkan dapat berkurang. “Pemerintah kota berharap dengan di awali sosialisasi ini aktifitas masyarakat di Banjarmasin berkurang sekitar 40 persen, ini yang kami harapkan,” katanya. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya