Telur Ayam Ras Tembus Rp26.000,- Perkilo

262

Banjarmasin, KP – Paska lebaran ini mulai berkurangnya pasokan telur ayam ras dari baik lokal dari sentra penghasil hingga Pulau Jawa membuat harganya naik akibat terkendala angkutan dimasa penerapan PSBB.

Pedagang telur penjual eceran dikawasan Pasar Lama dan agen besar Pasar Nagasari Kamis hampir semua penjual sepakat menyatakan harga telur ras lokal dan Jawa sama- sama naik juga diikuti telur bebek dari Rp2400 hingga Rp2300,- per biji menjadi Rp2600.

H Basuki penjual telur bebek eceran dan telur ayam ras asal Pulau Jawa di Pasar Pasar Lama menyatakan, akibat pasokan telur mulai terganggu harga telur mulai merangkak naik seperti telur ayam ras kiloan lokal dan Jawa dijual sampai Rp27000,- per kilonya padahal harga normalnya hanya Rp24,000,- hingga Rp23500,- perkilonya.

“ Bila harga terus naik lagi sebulanan akibat masa pandemi covid 19 ini para pedagang terancam akan menutup lapaknya, apalagi dinas terkait belum ada kegiatan untuk menanggulanginya,” keluhnya kepada wartawan.

Saat ini para penjual telur mulai menaikan harga jual karena telur Jawa mulai kosong tidak ada pasokan yang cukup dalam bulan-bulan ini sehingga para pedagang telur ikut menyesuaikan harga.

Berita Lainnya

Kemarau Basah Harga Sayuran Kembali Naik

Bila Sepeda Dipajak Kembali 40 Tahun Lalu

Loading...

Sedangkan untuk pasokan telur ayam ras lokal dipasok dari Bati-Bati Tanah Laut serta Liang Anggang karena disini lebih banyak peternak yang memasok ke Banjarmasin dan Kalteng, karena banyaknya permintaan sementara produksinya tidak mencukupi.

“ Kebanyakan yang memasok telur ayam ras saat ini para peternak mandiri itupun jumlahnya sangat sedikit,” lanjutnya.

Ditambahkan H Kusai, meskipun harga telur ras Jawa serta lokal mulai naik namun penjualan masih berjalan normal, namun jika pasokan terus berkurang beberapa minggu kedepan ini maka kenaikan akan makin bertambah.

“ Kita masih belum mampu mengandalkan pasokan telur ayam ras lokal dan telur bebek tambak lokal sehingga telur Jawa masih sangat dominan diperlukan para pedagang,” tegasnya.

Shanti penjual lontong dan nasi warga Jalan Sulawesi sempat terkejut berbelanja kepasar harga telur kembali bergerak naik paska lebaran ini mulai telur bebek juga ayam ras padahal ia memerlukannya hingga dua rak lebih setiap hari. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya