Bila Tak Diusung PKS, Mimpi Buruk Bagi Ibnu Sina

Banjarmasin, KP – Kabar santer yang sempat menjadi viral di media sosial bahwa Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bisa saja tak lagi diusung partainya, yakni PKS, untuk maju kembali di Pilwali 2020. 

Ini bisa terjadi jika pernyataan Ketua Tim Penjaringan Pilkada Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi terbukti benar. Dan ini tentunya menjadi mimpi buruk bagi Ibnu. 

Puar mengatakan, bahwa DPP PKS sudah menyatakan secara tertulis mengusung pasangan Abdul Haris Makkie dan Yuni Abdi Nur Sulaiman yang diusulkan DPD Golkar.

“Sementara ini begitu (tertulis, red). Karena PKS itu dari pusat. Golkar, PDIP, PAN, semua dari pusat,” ucap Puar saat konferensi pers di Gedung DPD Golkar Kalsel, Senin (29/06/2020).

Pernyataan Puar ini juga menyertai bantahan atas tudingan Ketua DPC PKS Kota Banjarmasin, Hendra, yang mengatakan bahwa DPD Golkar telah melakukan klaim sepihak.

Puar berujar, bahwa dalam perpolitikan suka atau tidak suka itu merupakan hal yang biasa, dan bakal pasti terjadi. Akan tetapi yang perlu dicatat fakta bahwa usungan itu telah didapat harus diakui.

“Dalam dunia politik suka atau tak suka itu pasti terjadi. Tapi realitas fakta yang memiliki kekuatan hukum kan administrasi,” katanya.

Berita Lainnya

Bang Dhin Geram, Ada Pungli di Objek Wisata Tanbu

Pembahasan RAPBD 2021 Ditunda

1 dari 1.411
Loading...

Dengan kata lain Puar menanggapi bahwa pernyataan Hendra bahwa Golkar sudah melakukan klaim sepihak hanyalah opini yang biasa terjadi di perpolitikan.

“Artinya bila kita mendapat persetujuan dari partai lain, siapapun mengatakan tidak, tidak bisa. di opini politik, itu kita anggap hal biasa dalam dunia politik,” jelasnya.

Sebelumnya, Hendra memberikan klarifikasi atas kabar bahwa PKS telah mengusung pasangan Haris – Yuni yang ia ketahui melalui surat laporan hasil tahapan seleksi Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2020 yang bocor ke publik. Dan itu dianggapnya merupakan klaim sepihak oleh DPD Golkar.

“Memang beredar surat dari Golkar itu, namun bisa saja itu klaim sepihak. Karena tak ada dari kami PKS kota turun. Jadi ini klarifikasi kami,” ujar Hendra saat dikonfirmasi melalui telepon.

Hendra dengan tegas menyatakan bahwa PKS tak pernah berpaling hati. Ia berujar, hingga saat ini PKS tetap mendukung kadernya untuk maju di Pilwali 2020. Tak terkecuali dukungan bagi Ibnu yang saat ini sebagai Walikota Banjarmasin. 

“Kami sudah menyerahkan usulan. Kami mengusulkan kader sendiri. Artinya kader sendiri itu ada Pak Ardiansyah, Mustafa Zakir, termasuk Pak Ibnu yang menurut kami sudah memiliki kapasitas,” jelas Hendra.

Namun begitu ujar Hendra, apa saja bisa terjadi.  Termasuk usulan yang sudah mereka sampaikan bisa saja tak disetujui oleh PKS pusat jika terjadi lobi di tingkat tinggi. Mengingat, partai koalisi pengusung Haris – Yuni bukan koalisi yang bisa disepelekan.

“Usulan kami sudah disampaikan. Tinggal dari pusat saja lagi memutuskan. Wallahualam kalau ada lobi-lobi tingkat tinggi di DPP. Itu yang bisa mematahkan semaunya. Karena kita tahu tentang koalisi besar itu,” bebernya. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya