Gubernur Paman Birin mendukung Kejuaraan Karate Virtual Kalsel

Gubernur Paman Birin sangat mendukung gelaran Kejuaraan Karate Virtual se Kalsel, yang digagas Lemkari Kabupaten Banjar.

BANJARMASIN, KP – Gubernur Kalimantan Selatan, H Syahbirin Noor sangat mendukung keinginan Pengurus Lemkari Kabupaten Banjar, untuk menggelar Kejuaraan Karate Virtual se Kalsel, yang dijadwalkan pada tahun 2020 ini.

Dukungan orang nomor satu di Pemprov Kalsel yang akrab disapa Paman Birin tersebut, menurut Yusfiansyah, pengurus Lemkari Kab.Banjar, disampaikan beliau langsung.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mendukung penuh hasrat pengurus Lemkari Kabupaten Banjar tersebut. Bahkan, gelaran ini akan diberi titel Kejuaraan Karate Lemkari Banjar Paman Birin Cup 2020.

Yusfi mengaku bersyukur, niatnya disambut positif oleh orang nomor satu di Kalsel. “Beberapa waktu lalu, saya bertemu Paman Birin dan sekadar menceritakan kejuaraan karate virtual ini. Tak disangka Paman Birin merespons dengan antusias. Lantas saya minta izin supaya diberi titel Paman Birin Cup 2020,” ceritanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, H Hermansyah mengatakan, Gubernur Paman Birin yang telah menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat, sebagai Gubernur Pembina Olahraga Terbaik se Indonesia. Selalu antusias dan merespon positif setiap keinginan untuk memajukan prestasi olahraga di banua ini.

Berita Lainnya
1 dari 231
Loading...

Gubernur Paman Birin yang berupaya mewujudkan pemecahan Rekor MURI cabang olahraga pencak silat, yang dijadwalkan tahun 2020 ini, terpaksa harus ditunda karena tejadinya pandemic virus covid-19 yang melanda seluruh Negara di dunia.

Selain itu even nasional Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Antar Perguruan Tinggi Poltek se Indonesia, yang sudah dijadwalkan sejak 2019, juga harus diundur.

‘’Karena kondisinya memang demikian, kita semua tidak memaksanakan diri dan harus bersabar demi kesehatan dan keselamatan kita semua,’’ kata Hermansyah.

Bahkan even nasional yang sudah dirancang sejak lama, PON XX bulan Oktober tahun 2020 Papua, juga mengalami penundaan ke bulan Oktober tahun 2021 tapi lokasinya tetap di Papua,’’ papar Hermansyah.

Dalam kesempatan itu Kadispora juga berharap, meskipun PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada empat wilayah di Kalsel, Banjarmasin, Barito Kuala, Kab. Banjar dan Kota Banjarbaru. Namun masyarakat tetap harus mematuhi protocol kesehatan, selalu mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian. Untuk meningkatkan imunitas tubuh, supaya mengkonsumsi vitamin dan tetap berolahraga secara teratur.

Kita semua hanya berharap dan bedoa pada Allah SWT, supaya pandemic virus Covid-19 segera berakhir, sehingga suasana bisa kembali normal dan akan menjadi lebih baik lagi,’’ pungkasnya. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya