Proses Swab Provinsi Didesak Gerak Cepat, Ini Alasannya

Marabahan, KP- Warga Batola yang terpapar dan terkonfirmasi positif covid 19 mencapai 100 orang, namun hasil proses swab provinsi masih dinilai lamban.
Oleh karena Bupati Batola Hj Noormiliyani AS disela pencanangan Kampung Tangguh Mahelat Lebo Covid-19 Desa Kolam Kiri dan Karya Tani Kecamatan Barambai, Senin (08/06) mengharapkan proses Swab Provinsi bisa lebih cepat.

Percepatan penanganan Covid-19, jelas Bupati Batola, yang jadi masalah dihampir seluruh kabupaten/kota di Kalsel terkait sangat lambannya hasil swab sehingga pasien-pasien ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan OTG (Orang Tanpa Gejala) menjadi lama di karantina.
“Mereka yang dikarantina ada yang 58 hingga 60 hari menunggu namun belum juga diperoleh hasil swab, untungnya pasien tetap enjoy dan sabar,” ungkapnya.

Berita Lainnya

Pasien Positif Batola Tinggal 49 Orang

Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

1 dari 166
Loading...

Karenanya, ia mengharapkan perhatian provinsi agar hasil swab cepat keluar supaya pasien-pasien dari kabupaten/kota bisa cepat pula dilakukan tindakan lanjutan.
“Bagi yang positif bisa dilanjutkan ke perawatan, sedangkan bagi yang negatif bisa dipulangkan sehingga tidak menumpuk di karantina,” katanya.

Noormiliyani menerangkan, akibat banyaknya pasien yang menunggu hasil pemeriksaan swab, maka Batola sudah menjadikan 3 sarana gedung sebagai lokasi karantina. Gedung-gedung itu belum termasuk milik provinsi yang terdapat di Ambulung.
“Selama ini kita tak bisa berbuat apa-apa. Pasien yang diisolasi di karantina terpaksa harus menunggu, mau dikeluarkan khawatir kalau mereka positif,” ucapnya.

Untungnya bersamaan kunjungan Menkes ke Kalsel, Minggu (07/06/2020), BNPB Pusat memberikan
2 unit bantuan mobil PCR. Untuk itu, isteri anggota DPRD Provinsi Kalsel H Hasanuddin Murad itu berharap, melalui bantuan tersebut dapat mempercepat penanganan swab yang dilakukan sehingga spesimen yang menumpuk dapat teratasi dengan cepat.
” Dengan bantuan 2 unit mobil PCR, dapat mempercepat penanganan swab, jadi spesimen tidak menumpuk karena cepat teratasi,” pungkasnya. (ag/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya