Wabup Tinjau Posko Mahelat Lebo

Marabahan, KP – Wabup Batola H Rahmadian Noor ST meresmikan dan langsung meninjau dua desa Posko Pemeriksaan Pembatasan Sosial Skala Desa/kelurahan (PS2DK) Mahelat Lebo Kampung Tangguh Banua Covid-19 di Kecamatan Anjir Muara dan Anjir Pasar, tepatnya di desa Anjir Muara Kota dan desa Anjir Pasar Kota, Jum’at (19/6/2020).

Bersama Kapolres Batola, Kepala Badan PMD, Kepala pelaksana BPBD Batola langsung meninjau Posko pemeriksaan PS2DK Mahelat Lebo yang ada kantor Desa Anjir Muara Kota, kemudian di lanjutkan menuju posko pemeriksaan PS2DK Mahelat Lebo di desa Anjir Pasar Kota.

Wabup mengatakan diterapkannya PS2DK Mahelat Lebo adalah sebenarnya lanjutan dari penerapan PSBB Jilid I dan Jilid II yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten barito kuala selama 14 hari.

Untuk terus menekan penyebaran Covid-19 ini, kemudian pemerintah kabupaten memandang perlu untuk melanjutkan PSBB namun berskala kecil yaitu desa dan kelurahan.

“Makanya kita sebut Pembatasan Sosial Skala Desa/Kelurahan yang didalamnya salah satunya adalah membuat program desa Mahelat Lebo, itu diambil dari bahasa bakumpai artinya menjaga kampung,” terang Rahmadian Noor.

Di bentuknya PS2DK Mahelat Lebo yang dalam bahasa indonesia kampung tangguh dengan semangat supaya desa atau kelurahan dapat menjaga wilayahnya menjadi desa tangguh.

Berita Lainnya

Perkumpulan Seni Dibantu Sembako

Kwarcab Pramuka Review Program Prioritas

1 dari 165
Loading...

“Salah satunya seperti sekarang ini yang kita hadapi adalah covid-19,” kata Wabup.

PS2DK Mahelat Lebo dicanangkan untuk satu kecamatan ada dua desa atau kelurahan sebagai percontohan.

“Jadi kalau 17 kecamatan akan terbentuk 34 kampung tangguh, semangat kampung Mahelat Lebo ini peran serta masyarakat yang lebih banyak, ada relawan desa yang bersinergi dengan TNI, Polri dan petugas kesehatan,” jelasnya.

Selain itu para relawan nantinya bersama- sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan, terutama ditempat kerumunan orang banyak seperti pasar, tempat ibadah “Itu yang dijalankan selama PS2DK ini, sejalan dengan keinginan pemerintah pusat untuk menjalankan new normal, sementara covid-19 ini masih mewabah dan vaksinnya belum ditemukan sampai saat ini,” terang Wabup.

Penerapan PS2DK di kabupaten batola memiliki semangat yang sama pada penerapan PSBB, yaitu menekan dan mencegah penyebaran virus covid-19.

Berapa lama penerapan PS2DK, didalam peraturan Bupati dicanangkan sampai masa tanggap darurat selesai.

“Artinya kapan tanggap darurat selesai, PS2DK juga selesai,” pungkasnya. (ang/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya