PPDP Reaktif, Beban Tugas PPS Terancam Bertambah

Banjarmasin, KP – PPS (Panitia Pemungutan Suara) di KPU Banjarmasin harus kerja ekstra mencari pengganti PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) yang dinyatakan reaktif setelah menjalani dirapid test.

Salah-salah, jika tak ada pengganti, beban kerja PPS bakal bertambah. Pasalnya, sesuai aturan pekerjaan yang tak bisa dilakukan oleh tingkat bahwa harus diambil oleh petugas di atasnya.

Dalam artian, PPS yang sebelumnya sudah bekerja menyelesaikan tahapan verifikasi faktual harus siap melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih jika mereka tak mampu mencari PPDP pengganti yang reaktif. 

“Beban kerja penyelenggara ini apabila ada yang kosong otomatis tingkat di atasnya yang bertindak. Dan mereka sudah memahami itu,” ucap Komisioner KPU Banjarmasin, Muhammad Taufiqqurrakhman, Jumat (27/07/2020).

Rapid test yang dilakukan KPU terhadap PPDP sejak Selasa hingga Kamis kemarin memang harus dilakukan untuk memastikan petugas yang bekerja itu benar-benar sehat. Dan tak terinfeksi virus Corona yang saat ini mewabah.

Hasilnya dari total 1.199 PPDP, sementara sudah ada 99 orang yang dinyatakan reaktif. Yang menjadi kendala dari jumlah itu masih ada sebagian yang belum dapat pengganti. 

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.398
Loading...

“Sementara sembilan puluh sembilan reaktif. Dan beberapa sudah penggantinya,” ujarnya.

Kemudian masalah lainya juga meski telah terdaftar sebagai pengganti, PPDP yang baru tak semerta-merta bisa langsung turun ke lapangan. Pasalnya, mereka juga harus menjalani rapid test secara mandiri. 

“Sejak tadi malam masih belum selesai pencocokan data dari KPU dan dokter di klinik,” bebernya.

Disamping banyaknya jumlah PPDPP yang dirapid test. Persoalan pencarian pengganti ini lah yang membuat pelaksana tahapan coklit yang seharusnya dimulai sejak 15 Juli lalu menjadi molor. 

“Seandainya seperti PPK dan PPS kemarin kam sedikit jadi bias cepat. Sementara ini seribu dua ratus kurang satu,” keluh Muhammad Taufiqqurrakhman.

Namun demikian, proses coklit sudah mulai berjalan. Sebab bagi PPDP yang sudah dinyatakan non reaktif sejak hari ini sudah mulai bertugas di lapang. 

“Yang penting yang sudah dinyatakan non reaktif sudah mulai kerja,” pungkasnya. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya