Mematuhi protokol kesehatan Ketua AFP Kalsel bagikan daging Qurban tanpa undian doorprize

Mematuhi protokol kesehatan akibat pandemic covid-19 belum mereda, Ketua AFP Kalsel, HA Hadimi tahun ini membagikan daging qurban tanpa undian doorprize

Banjarmasin, KP – Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Selatan , yang juga Dirut PT Awang Sejahtera Permai, H Anwar Hadimi kembali melaksanakan ibadah qurban.

Daging hasil kurban dibagikan kepada karyawan dan masyarakat, Sabtu (1/8/2020)

Namun berbeda dengan tahun sebelumnya, qurban yang dilakukan pemilik lapangan futsal dan mini soccer Upik ini digelar secara sederhana dan menjaga protokol kesehatan karena masih masa pandemi covid 19.

“Kalau tahun-tahun lalu kita menggelar kurban sekaligus juga membagikan doorprize berupa 1 unit sepeda motor, LED 21 inci, LED 35 inc, kipas angin, kompor gas, dan ratusan barang elektronik lainnya,” kata Hadimi.

Namun tahun ini karena pandemi covid-19 maka pembagian doorprize yang biasanya banyak mendatangkan masyarakat, khususnya para pekerja di pengembang papan atas Kalsel tersebut ditiadakan.

Wakil Direktur Utama PT Awang Sejahtera Permai (ASP), H Muhammad Fajrin menambahkan tahun lalu PT ASP memberikan lima ekor sapi dan kini jumlahnya tetap sama.

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

“Namun tempatnya saja kali ini berbeda. Kini di Upik Mini Soccer tahun-tahun sebelumnya selalu di kediaman Komplek Perdagangan II,” ujar Fajrin yang juga pengurus AFP Kalsel .

Pada qurban tahun ini sebanyak 1000 bon daging telah dibagikan kepada karyawan dan warga sekitar Upik Futsal di Banua Anyar.

Putra sulung Anwar Hadimi ini menambahkan pihaknya laksanakan qurban setiap tahun di hari kedua.

Di hari pertama terlebih dahulu menggelar open house serta silaturahmi dengan keluarga. Karena dituasi pandemic belum benr-benar aman, maka kegiatan hanya dilakukan di lingkungan keluarga terdekat.

Fajrin berharap kegiatan ini bisa terus terbina untuk menjalin keakraban baik dengan karyawan maupun warga kompleks Upik Futsal Banjarmasin.

Dia mengaku situasi pandemi memaksa pihak managemen untuk melakukan pembatasan social terhadap karyawan dan para pekerja. ‘’Kita harus mematuhi anjuran pemerintah untuk menjaga dan mematuhi protocol kesehatan, selalu mengenakan masker,cuci tangan dengan sabun dan hindari keramaian missal,’’ ujarnya.

Karena kondisi tersebut, tahun ini pembagian daging qurban untuk karyawan dan warga sekitar, langsung disderahkan satu paket dengan nasi kotak yang disediakan, tidak ada acara seremonial apapun, pungkas Fajrin, penggemar sepakbola dan futsal ini. (nets/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya